Ustadz Massar yang
terhormat, saya pernah mendengar bahwa silaturahim dapat membuka pintu rezeki,
apakah itu benar? Terus terang selama ini saya menyaksikan hal tersebut, saya
termasuk orang yang gengsi untuk bertemu dengan banyak orang. Apalagi saya
hidup diperkotaan yang tidak terlalu kenal dengan tetangga. Mohon penjelasan
dari keterkaitan antara silaturahim dan rizki.
Herlambang,
Jakarta
Wassalamu’alikum Wr Wb.
Bapak Herlambang yang
terhormat, silaturahim sesungguhnya merupakan wasilah dari banyak wasilah
untuk mendapatkan rizki. Hal tersebut sesungguhnya merupakan janji yang di
dasarkan hadits rasul sebagaimana Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah
Subhanahu Wa Ta'ala ia berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda. "Artinya: Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya
dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaklah ia menyambung
(tali) silaturrahim".
Dalam dua hadits yang mulia diatas, Nabi
Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan bahwa silaturrahim membuahkan dua
hal, kelapangan rizki dan bertambahnya usia. Ini adalah tawaran terbuka yang
disampaikan oleh mahluk Allah yang paling benar dan jujur, yang berbicara berdasarkan
wahyu, Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam .
Hadits diatas sesungguhnya seseuai dengan ajaran Islam
bahwa seluruh umat islam adalah keluarga, dengan demikian kuatnya ikatan
keluarga unsur saling tolong menolong akan terbentuk. Rasa sosial yang kuat ini
tidak mungkin lahir tanpa banyaknya pertemuan yang melahirkan ikatan kuat antar
sesama. Dari ikatan inilah dimungkinkan rizki akan terus mengalir. Pada
dasarnya pintu rizki tidak hanya terdapat dalam silaturahim saja, masih banyak
usaha ala nabawi yang merupakan ajaran langsung dari nabi tentang pintu rizki. Untuk
informasi selanjutnya bisa menghubungi kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar