Minggu, 12 Agustus 2012

Menyikapi Uang Panas



Assalamu’alaikum, Wr. Wb.
            Ustadz Massar yang terhormat, dalam perkembangan perekonomian yang kian pesat. Kita tidak mungkin terhindarkan dari uang panas. Yang saya maksud uang panas adalah uang yang didapat dari ketidak jelasan. Sebagai contoh hasil dari transaksi yang tidak jelas barangnya, atau uang hasil korupsi. Begitu juga dalam segi usaha kita tidak dapat lepas dari kecurangan, yang saya tahu apabila kita tidak curang maka akan dicurangi.
            Karena keadaan tersebut hidup saya menjadi tidak tenang. Mohon solusi dari permasalahan ini. Salam.

                                                                                                Andrian, Pemalang
Wasalamu’aliakum Wr Wb.
            Mas Andrian, yang pertama harus dilakukan adalah mengoreksi bagaimana cara kita berbisnis, apakah sudah sesuai ketentuan syari’at atau belum. Janganlah melihat orang lain melakukan kecurangan, karena kebarokahan rizki dilihat dari kebersihan kita dalam bermu’amalat. Belum tentu orang yang berbuat curang dan mendapat keuntungan besar merasakan ketenangan dalam hidupnya.
            Tetaplah berada di jalan Allah Swt, sebagaimana firmannya: ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (Annisa 4:29)
            Untuk selanjutnya silahkan mencontoh bagaimana nabi melaksanakan bisnis. adapun cara menenangkan diri dari rasa was-was tentunya bisa diatasi dengan wasilah doa dan amalan. Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam.

Kamis, 09 Agustus 2012

Hindari Kesyirikan


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Ustadz Massar yang terhormat, sebagai orang yang peduli terhadap akidah islam, saya merasa gelisah dan kuatir dengan model pengobatan alternatif yang ditayangkan televisi akhir-akhir ini. Diantaranya pengobatan dengan menggunakan wasilah jin. Ketika akan mengobati pasien tabib akan kesurupan kemudian memberikan solusi atas penyakit yang diderita pasien.
            Lebih dari itu, pengobatan dengan menggunakan benda bertuah seperti Batu Ponari dan batu-batu lainnya yang sekarang kian marak. Yang menjadi pertanyaan saya, bagaimanakah hukumnya mempercayai kesembuhan lewat wasilah sebagimana telah saya sampaikan di atas. Sekaligus mohon solusi.

                                                                                                M.Naryoko, Demak
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
            Pada dasarnya meminta pertolongan kepada selain Allah hukumnya syirik dan termasuk dosa besar. Sebagaimana dalam ayat al Quran surat Annisa : 46 ” Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.
            Meminta pertolongan secara langsung haruslah kepada Allah Swt. Terkait dengan menggunakan jin sebagai wasilah mencapai tujuan maka bisa dilihat dari dua sudut pandang. Pertama, apabila jin dijadikan sebagai alternatif dalam memohon keinginan diluar sunnatullah, maka hukumnya syirik. Kedua, apabila jin menjadi pembantu dan tidak menjadi wasilah serta tidak bertentangan dengan sunnatullah maka tidak bertentangan dengan ketauhidan.
            Sedangkan meyakini ada kekuatan selain dari Allah Swt, seperti meyakini batu bertuah, keris berkhasiat serta benda lainnya yang memberikan manfaat, hukumnya syirik. Maka kita wajib menjauhinya.
Dalam Islam sendiri telah memberikan banyak alternatif dalam pengobatan, yaitu lewat wasilah doa-doa yang telah diajarkan rosul. Utamanya menggunakan ayat al Quran ”Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian”.(al Isra 82).
Dua metode yang dikenal dalam penggobatan dalam Islam yaitu metode rukyah dan tib nabawi. Keduanya merupakan warisan pengobatan Rasulullah yang dapat menjauhkan kita dari syirik dan dapat mempertebal keimanan. Sebaliknya menggunakan wasilah jin ataupun benda-benda bertuah sangatlah rentan terhadap kesyirikan, semoga Allah menjauhkan dari itu semua. Salam. 

           
           

Selasa, 07 Agustus 2012

Rukyah mencegah perceraian



Assalamu’alaikum Wr Wb.
            Saya seorang Ibu Rumah tangga dengan suami bekerja sebagai PNS disalah satu lembaga pendidikan. Karena jabatan yang lumayan tinggi dan pergaulan para eselon. Perangai suami saya menjadi berubah. Tadinya lumayan dekat dengan agama, sekarang terlihat menjauh. Akibatnya, emosinya tidak terkontrol, tidak jarang saya selalu mendapatkan cacian dan marahan oleh sebab permasalahan kecil. Parahnya lagi suami saya terkena penyakit selingkuh dengan teman se kantornya.
            Sudah enam bulan saya terombang ambing dengan ketidak pastian. Tidak terhitung beberapa para normal yang kami temui tapi hasilnya nihil. Pada dasarnya suami saya menyadari bahwa dirinya mengalami ketidak beresan. Akan tetapi, karena pergaulan dan tipu daya wanita idaman lain (WIL)nya sangat kencang suami saya menjadi tidak berdaya. Mohon solusinya ustadz.

                                                                                                Maemunah, Jakarta
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
            Ibu Maemunah yang terhormat, pada dasarnya peristiwa yang ibu alami, telah menjadi permasalahan klasik yang banyak di rasakan oleh keluarga yang suaminya bekerja dalam jangkauan jauh sang istri. Untuk solusinya, cobalah Ibu secara pribadi mendekatkan diri kepada Allah Swt, yang kemudian mengajak suami untuk lebih mendekatkan kembali dirinya kepada agama.
            Jika pendekatan penyadaran dari internal tidak membuahkan hasil. Kemungkinan besar, perubahan yang terjadi pada diri suami ibu adalah hasil guna-guna seseorang. Sebagaimana yang ibu sampaikan, bahwa suami Ibu mempunyai Wanita idaman lain (WIL). Yang perlu ibu ketahui, bahwasanya sihir dan guna-guna tidak semata-mata berupa santet atau gangguan mahluk halus saja. Akan tetapi sihir juga bisa berupa rasa resah yang mengakibatkan putusnya hubungan antara suami dan istri.
            Jika memang begitu kenyataannya, maka rukyah menjadi solusi yang tepat untuk menghilangkan efek jahat dari guna-guna sihir. Tentunya disamping kesabaran dan ketabahan ibu untuk tetap berjalan di jalan Allah Swt. Perbanyaklah berdoa dan tidak putus asa. Segera menghubungi kami . Salam.
           
  

Minggu, 05 Agustus 2012

Obat Traumatik


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Pak Ustadz yang terhormat, selama ini hidup saya tidak merasa tenang, saya sering merasa was-was. Berawal dari trauma yang menimpa diri saya ketika saya diancam akan dibunuh dalam sebuah perampokan rumah saya. Akibatnya, Ketika saya menemukan sesuatu yang mengejutkan saya menjadi lemah dan selalu mendapatkan halusinasi yang tidak jelas.
            Pencuri yang diprediksikan merupakan orang terdekat menjadikan saya curiga. Trauma yang saya alami tidak pernah hilang meskipun saya telah berpindah rumah. Saya sudah periksakan diri ke dokter berulang kali, akan tetapi tidak berhasil. Mencoba terapi kepada psikologpun tidak membuahkan hasil. Mohon solusi dari permasalahan saya.

                                                                                                            Atikah, Jakarta

Wa’alaikumussalam Wr Wb.
            Bu Atikah yang terhormat, pada dasarnya Ibu menderita darah rendah dan fisik yang tidak stabil. Adapun penyebabnya bisa diakibatkan penyakit Ibu yang telah menahun. Was-was yang selama ini ibu alami tidak terlepas dari trauma dan beban mental akibat lemahnya fisik Ibu juga. Bahkan bisa ada indikasi yang disebabkan oleh orang dekat Ibu yang tidak suka terhadap Ibu.
            Keadaan seperti ini memerlukan pengobatan secara lahir dan batin secara bersamaan. Langkah pertama adalah mengobati terlebih dahulu penyakit yang secara dzohir terlihat, untuk mempercepat penyembuhan dibantu dengan amalan batiniah. Amalan batiniah yang dilakukan bisa menggunakan metode rukyah dan pengobatan ala nabawi.
            Dalam masa penyembuhan dan menjaga supaya tidak terjadi was-was maupun penyakit batin lainnya, Ibu bisa membiasakan untuk memperbanyak dzikir. Adapun amalan dzikir yang sesuai ajaran nabi sangatlah banyak, untuk info selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam.

Jumat, 03 Agustus 2012

Merukyah Harta



Assalamu’alaikum, Wr. Wb.
            Ustadz Massar yang terhormat, dalam perkembangan global seperti sekarang dimana persaingan sangat ketat dalam segala bidang. Kita tidak mungkin terhindarkan dari uang-uang yang tidak jelas asal usulnya. Yang saya maksud uang tidak jelas  adalah uang yang didapat dari praktek yang asal usulnya tidak dapat diprediksi kehalalannya. Sebagai contoh hasil dari transaksi yang tidak jelas barangnya, atau uang hasil korupsi. Begitu juga dalam segi usaha kita tidak dapat lepas dari kecurangan, yang saya tahu apabila kita tidak curang maka akan dicurangi.
            Karena keadaan tersebut hidup saya menjadi tidak tenang. Mohon solusi dari permasalahan ini. Saya ingin mendapatkan keuntungan secara cepat akan tetapi tetap dalam jalur syari’at. Salam.

                                                                                                Suhardiman, Jakarta
Wasalamu’aliakum Wr Wb.
            Bapak Suhardiman yang terhormat, yang pertama harus dilakukan adalah mengoreksi bagaimana cara kita berbisnis, apakah sudah sesuai ketentuan syari’at atau belum. Janganlah melihat orang lain melakukan kecurangan, karena kebarokahan rizki dilihat dari kebersihan kita dalam bermu’amalat. Belum tentu orang yang berbuat curang dan mendapat keuntungan besar merasakan ketenangan dalam hidupnya.
            Tetaplah berada di jalan Allah Swt, sebagaimana firmannya: ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (Annisa 4:29)
            Apabila selama ini bapak khawatir dengan harta bapak yang banyak tercampur dengan hal-hal yang tidak baik, maka bapak bisa merukyah harta bapak tersebut dengan mengeluarkan sedikit harta bapak untuk shodaqoh dan amal jariyah. Untuk melaksanakan rukyah tersebut dapat kita memfasilitasi.        
Untuk selanjutnya silahkan mencontoh bagaimana nabi melaksanakan bisnis. Adapaun cara menenangkan diri dari rasa was-was tentunya bisa diatasi dengan wasilah doa dan amalan. Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam.

Rabu, 01 Agustus 2012

Dukun dan Adu Nasib


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz Massar yang saya hormati, selama ini saya hidup di luar negri, saya berbisnis mengikuti gaya mereka. Disana tidak ada aturan, tidak ada perbedaan antara yang mengandung riba dan yang tidak, mekipun begitu perekonomian disana berkembang dengan baik.
Ketika pulang ke Indonesia, saya dihadapkan dengan masalah yang berbeda. Akhirnya usaha saya tidak berkembang pesat. Dengan kebiasaan yang saya lihat, para pengusaha banyak yang memakai jasa dukun untuk mencari kekayaan, saya sendiri terus terang tidak terlalu percaya dengan hal tersebut. akan tetapi saya menjadi penasaran dengan kebiasaan lokal dalam memperoleh harta kekayaan dengan mudah, Yang saya tanyakan, bagaimanakah hukumnya menggunakan metode tersebut?.Salam                                                                
Gunawan Sujatmiko, Jakarta
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Mas Gunawan yang saya hormati, pada dasarnya dalam ajaran Islam sesuatu yang berkaitan dengan  mu’amalah atau hubungan perorangan termasuk dalam bisnis dan usaha adalah boleh, selama tidak ada dalil yang melarangnya.
Akan tetapi apabila dalam sistem ekonomi disana ada unsur riba dan ketidak jelasan (ghoror) maka hukumnya haram, karena dalam keduanya terindikasi kebatilan, sebagaimana firman Allah Swt dalam QS an Nisa ayat 29 yang artinya:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimuSesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.
Terkait dengan kedatangannya kepada dukun hukumnya syirik apabila dukun tersebut menggunakan wasilah selain ajaran islam. Apalagi sampai menyekutukan Allah dengan cara meminta kepada selain Allah seperti pesugihan atau yang lain. Adapun mengenai mencapai kesuksesan usaha yang Islami kuncinya dengan mengikuti syri’at yang diajarkan. Diantaranya dengan menggunakan ajaran Nabi seperti memperbanyak surat al Waqiah. untuk selengkapnya bisa menghubungi kami. Salam.