Assalamualaikum Wr.Wb.
Ustadz, saya seorang pengusaha kerajinan boneka dan assesoris wanita
sedangkan suami seorang kepala sekolah di SMA negeri. Saya mempunyai putra(12)
yang sering membuat saya was-was dan khawatir. Anak saya mempunyai kebiasaan
sleepwalking yang susah dihilangkan hingga sering membuatnya celaka. Mulai dari
pindah tempat tidur (didapur) hingga jatuh dari tangga, beruntung tidak
menyebabkan luka yang serius pada dirinya. Sejak saat itu dia harus diawasi
oleh pengasuhnya saat tidur. Pak Ustadz, apakah anak saya ini perlu dirukyah
untuk bisa menghilangkan sleepwalkingnya
itu? Mohon penjelasannya. Terimakasih.
Gina, Surabaya
Waalaikumussalam Wr.Wb.
Ibu Gina yang baik, tidur berjalan pada dasarnya
merupakan kelainan medis yang dapat didekati dengan pengobatan yang merujuk
kepada sebab utama kelainan tersebut. Terdapat beberapa sebab yang menyebabkan
khususnya seorang anak mengalami hal tersebut diantara kerusakan gen di
kromosom 20. Oleh karenanya, kelainan ini bisa juga diakibatkan oleh keturunan.
Lain dari itu, ada yang disebabkan oleh fikiran sebagaimana
stress, fustasi, gembira dll.
Sebagaimana telah ibu sampaikan di atas, bahwa gejala ini memang
dapat membahayakan keadaan anak. Oleh karenanya sebagai langkah awal prefentif,
maka ibu dapat membuat suasana rumah tidak membahayakan bagi dirinya. Adapun
dengan memberikannya pengasuh adalah langkah yang tepat selama dirinya tidak
terbebani dan merasa terkekang. Yakinkanlah bahwa pengasuh dapat memberikannya
kenyamanan dalam beristirahat dan mendapatkan kebebasan berekspresi dan
beraktifitas sebagai seorang anak.
Untuk mengatasi Sleepwalking maka dapat dilakukan pengobatan medis
maupun psikologis. Di luar negeri telah ada beberapa pengobatan yang dapat menyembuhkan kelainan ini dengan
efektif, adapun di dalam negeri masih jarang bahkan mungkin tidak didapatkan,
oleh karenanya sebagian besar menggunakan obat-obatan untuk menguranginya.
Selain dengan obat-obatan ada juga metode Teknik Relaksasi, mental
imagenary, dan anticipatory awakening.
Adapun kaitannya dengan penyembuhan dengan menggunakan metode ruqyah
sebagaimana ibu sampaikan di atas, maka juga dapat dilaksanakan. Dalam hal ini,
ruqyah dapat menguatkan jiwa anak dengan menggunakan wasilah doa, yaitu memohon
pertolongan Allah Swt agar dirinya diberi kesehatan jasmani maupun rohani.
Tentunya tidak hanya sampai usaha doa saja, lebih dari itu anak akan diberikan
arahan dan tuntunan agar memiliki pengetahuan dasar tentang kesadaran diri
kepada ke Esaan Tuhan dan dapat belajar mengamalkannya.
Selanjutnya perbanyaklah berdoa untuk kebaikannya dengan doa
kesembuhan sebagai berikut “allahumma rabbannai adzhibil ba’sa isyfi anta
syaafii laa syiffaa a illa syifaa uka, syifaa an laa yughaa diru saqaman wallaa
alaman” untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami.