KONSULTASI RUQYAH
Assalamu’alaikum Wr Wb
Sebelumnya
mohon maaf ustadz, melihat maraknya fenomena penculikan anak yang ada di
televisi, sebagai orang tua saya jadi ikut kawatir. Kebetulan saat ini saya mempunyai putra-putri yang
masih kecil, oleh karenanya saya ingin menanyakan tentang bagaimana agar
putra-putri saya aman dari niat jahat para penculik. Terus terang, selama ini
sebagai orangtua saya tidak bisa memperhatikan mereka setiap saat, khususnya apabila mereka
pulang sekolah.
Selanjutnya,
sebagai seorang ibu saya juga merasa iba dengan para korban penculikan. Sebagian besar dari mereka
terlihat depresi dan trauma. Oleh karena itu, tolong berikan penjelasan,
bagaimanakah upaya untuk mengembalikan kembali mental mereka. Apakah dengan
terapi ruqyah dapat menjadi solusi?
Fathonah,
Jakarta
Wa’alaikumussalam Wr Wb.
Ibu Fathonah yang baik, sebagai orang tua
pasti ikut merasa kawatir dengan maraknya fenomena penculikan saat ini. Oleh
karenanya, perhatian ekstra untuk buah hati memang menjadi sangat penting.
Andaipun ibu seorang yang sangat sibuk, yakinkan diri bahwa putra-putri ibu
aman di bawah pengawasan seseorang, sebagai contoh guru atau anggota keluarga
lain. Sebagian besar motivasi utama penjahat melakukan penculikan adalah alasan
ekonomi, faktor dendam, atau motif sexual, terutama mereka yang menderita Paedophilia.
Para pelaku juga kadang bukan penjahat profesional, atau spesialis penculikan.
Berdasarkan
beberapa kasus penculikan, korban yang selamat dan bertemu kembali dengan
keluarganya, selalu mengalami keguncangan jiwa atau trauma yang sangat mendalam
yang tidak akan mudah hilang bagi korban, maupun orangtuanya. Seperti, susah
tidur, gangguan makan dan takut dengan orang yang tidak dikenalnya, bahkan mirip
pelaku penculikan. Selanjutnya
perbanyaklah doa astaudi’ukumullaaha alladzi laa tadlii ’u wa daa i ’uhu,
hal tersebut sebagaimana dianjurkan dalam hadits dari Umar bin Al-Khattab r.a,
sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta'ala jika
dititipkan padanya sesuatu Dia pasti menjaganya”
Terkait dengan mengembalikan mental
korban yang depresi atau trauma, maka terapi ruqyah dapat menjadi wasilah
kesembuhan bagi korban maupun orang tuanya. Disamping menggunakan pendekatan
doa, yang secara langsung mempengaruhi psikologis seseorang atas izin Allah
Swt. Lebih dari itu, terapi ruqyah juga menggunakan pendekatan dzahir
sebagaimana bekam dan praktek lainnya sesuai anjuran Rasulullah. Kejahatan
penculikan, bisa mengancam siapa saja dan dimana saja. Oleh Karenanya, kewaspadaan
orangtua dalam menjaga anak – anak bahkan ketika sedang bersama - sama di pusat
keramaian sangatlah dibutuhkan. Demikian semoga bermanfaat.