Jumat, 27 Juli 2012

Bisnis Nabawi dan Kesuksesan Usaha Angkutan


Assalamu’alaikum Wr Wb.
                Ustadz Massar yang terhormat, saya seorang pengusaha dalam bidang angkutan. Sampai saat ini saya telah mempunyai tujuh armada, yang kesemuanya masih dapat diandalkan. Akan tetapi, semenjak ada isu kenaikan BBM, usaha saya pun ikut merasakan dampaknya. Dari tujuh armada yang beroprasi, sekarang hanya tinggal tiga armada. Jika keadaan ini terus berlanjut,  bisa dimungkinkan saya akan mengalami kebangkrutan.
        Karena terdesak ekonomi tersebut, akhirnya saya melakukan berbagai cara untuk tetap mempertahankan usaha saya. Bahkan cara tersebut saya anggap tidak pantas. Akan tetapi sampai saat ini, usaha saya tidak membuahkan hasil, bahkan menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Saya mulai putus asa dengan keadaan ini, apalagi jika BBM dipastikan naik sebagaimana prediksi pemerintah. Mohon solusinya ustadz.
                                                                                                                                Sholihul Munif, Jakarta
Wasalamu’aliakum Wr Wb.
                Mas Munif yang terhormat, saya kira semua itu adalah cobaan yang semua orang pasti terkena dampaknya. Meskipun begitu, tidak serta merta kita harus putus asa dalam menghadapinya. Karena Allah Swt tidak menghendaki hal tersebut, lebih dari itu, segala permasalahan pasti ada jalan keluarnya.
Diantaranya, pertama dengan mengoreksi bagaimana cara kita berbisnis, apakah sudah sesuai ketentuan syari’at atau belum. Janganlah melihat orang lain melakukan kecurangan, karena kebarokahan rizki dilihat dari kebersihan kita dalam bermu’amalat. Belum tentu orang yang berbuat curang dan mendapat keuntungan besar merasakan ketenangan dalam hidupnya.
                Tetaplah berada di jalan Allah Swt, sebagaimana firmannya: ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (Annisa 4:29).
                Untuk selanjutnya silahkan mencontoh bagaimana nabi melaksanakan bisnis. Teruslah berdoa sebagaimana diajarkan rasulullah, yakinlah bahwa doa adalah senjatanya orang Islam. Bagi Allah Swt, tidak ada yang tidak mungkin, maka tetaplah bersemangat. Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam.
                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar