Selasa, 25 Agustus 2015

Konsultasi Ruqyah



1.      Belum Di Beri Momongan
Assalamualaikum wr.wb
Ustad Massar, 7 tahun sudah saya berumah tangga tapi belum juga dikasih keturunan. Saya sudah berusaha, bagaimana cara sedekah dan doa yang harus saya lakukan untuk bisa saya cepat punya keturunan. Maysaroh, Bojonegoro
Wassalamualaikum wr.wb
085731707xxx

Waalaikumussalam wr.wb.
Teruslah berusaha dan pantang menyerah, yakinlah seluruh ketentuan dari Yang Maha Kuasa, pasti memberi pertanda serta hikmah yang baik. Hanya bagi orang-orang berfikirlah yang akan mendapat keuntungan dari hal tersebut. tetaplah  berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah Swt, yakinlah bahwa Allah Swt mendengar doa kita. Perumpamaannya sangat jelas dalam al Qur’an, yaitu sebagaimana Nabi Zakaria yang memohon keturunan kepada Allah Swt, dan akhirnya dikabulkan. Kaitannya dengan hal tersebut, sebagai bagian dari usaha memohon pertolongan Allah Swt adalah dengan dilaksanakannya ruqyah diri. Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami.  
                                                            
2.      Ingin Belajar Bisnis Islami
Assalamualaikum wr.wb
Saya seorang istri sekaligus bekerja sebagai PNS, saya ingin belajar bisnis untuk menambah penghasilan keluarga, terus terang bisnis yang akan saya lakukan sudah tergambar, namun saya kesulitan mencari karyawan, mohon bantuan do’a dan bimbingan bapak ustad massar.
Wassalamualaikum wr.wb
08174179xxx
Waalaikumussalam wr.wb.
Untuk memperjelas permasalahan dan kendalanya, alangkah baiknya jika ibu datang langsung ke tempat kami. Agar apa yang menjadi hajat ibu bisa segera terealisasi dengan baik. Terima kasih.


3. Kakak ikut campur
  Assalamualaikum wr.wb
Saya baru kenal sama cowok yang kebetulan teman ayah, terus saya langsung tunangan padahal saya belum kenal keluarganya dan tahun ini insyaAllah menikah. Apakah langkah saya terlalu cepat mengambil keputusan untuk tunangan? Apakah pertemuan cepat perpisahan juga cepat? Sedangkan dia diatu-atur sama kakaknya dan saya diatu-atur sama ibu, keluarga saya takut kakaknya ikut campur dalam rumah tangga saya. Bagaimana solusinya? Terima kasih.
Alfi, Jawa Timur  - 081938652xxx

Waalaikumussalam wr.wb
Selama ibu merasa bahagia, apapun jalan yang ditempuh dalam perjodohan bukanlah masalah. Yang terpenting yaitu kecocokan dan kebahagiaan bagi Anda dan calon suami kelak dalam membina rumah tangga. Apabila itu tercapai, maka ada dua kebaikan sekaligus, yaitu keridhoan keluarga dan kebahagiaan kalian.
Perlu ibu ketahui, yang terpenting dari pasangan adalah akhlak dan keshalehannya. Oleh karenanya, sebelum janur kuning melengkung, cobalah untuk mengetahui hal itu lebih jauh. Apabila pada sisi itu telah baik, maka janganlah ragu dan bimbang akan masa depan, insya Allah akan ada kemudahan.

Jumat, 21 Agustus 2015

Ingin Tobat dari Maksiat

Assalamu’alaikum  wr wb.
Ustadz Massar, aku seorang Chef di sebuah hotel berbintang di Bali dan telah menikah selama 5 tahun dengan seorang pengusaha property. hingga kini kami belum dikaruniai seorang anak. Melalui rubrik ini aku juga ingin berkonsultasi terkait meleburkan rasa cintaku terhadap sepupuku. Kami memang sudah dekat sejak masih tinggal bersama di Australia hingga sekarang dan tanpa kusadari dia juga menyimpan “rasa” yang sama denganku. Singkat cerita kamipun menjalani hubungan terlarang dibelakang suamiku hingga 4 tahun lamanya. Kini, aku sadar dan merasa berdosa karena telah mengkhianati suamiku. Pak Ustadz, apakah ini karma yang harus aku tanggung? Mohon bantuannya ustadz.
PC,Bali
Wa’alaikumussalam Wr Wb
Sebagai seorang muslimah, maka tidak seyogyanya hubungan ibu untuk diteruskan, sebagaimana telah ibu katakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk khianat dan sifat khianat tersebut jelas merupakan dosa. lebih dari itu, apabila sampai melakukan zina, maka hukumnya adalah rajam sebagaimana dalam hadis yang artinya berikut:
 Seorang muslim yang bersyahadat tidak halal dibunuh, kecuali tiga jenis orang: ‘Pembunuh, orang yang sudah menikah lalu berzina, dan orang yang keluar dari Islam‘” (HR. Bukhari no. 6378, Muslim no. 1676)
Berdasarkan ayat dan hadis di atas, semoga ibu dapat mengambil pelajaran dan segera bertaubat dengan taubatan nasuha. Yakinlah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Hal tersebut sebagaimana dalam Al Qur’an yang berbunyi “Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53).
Perihal belum dikaruniai keturunan, maka alangkah baiknya ibu dan bapak dapat pergi ke dokter yang ahli di bidangnya. Apabila telah ada kejelasan, musyawarahkan bersama untuk mencari jalan keluar. Yakinkanlah diri Anda berdua untuk menerima secara ikhlas apa yang menjadi ketentuan Allah Swt, karena dalam setiap kejadian pasti ada hikmah yang baik untuk menjadi pelajaran.
Terkait menghilangkan “rasa” yang masih mengendap dalam hati, ibu dapat sedikit demi sedikit menjaga jarak atau memutus hubungan sementara dengan sepupu. Berikan penjelasan kepadanya akan keteguhan hati ibu dalam melakukan pertaubatan. Selain itu ibu juga dapat segera melaksanakan Ruqyah Diri dengan memohon pertolongan Allah agar hati ibu dibersihkan dari kotoran hati akibat naluriah nafsu maupun pengaruh-pengaruh negative lainnya. Yakinlah bahwa apabila kita mempunyai keinginan kuat untuk berbuat baik, maka dipastikan Allah Swt akan memberikan jalan dan petunjuk-Nya kepada kita. 




Selasa, 18 Agustus 2015

Anak Terlalu Percaya Ramalan


Konsultasi
Assalamualaikum Wr.Wb.
Ustadz, saya dan istri sama–sama mempunyai usaha namun di bidang yang berbeda. Yang jadi permasalahan kami saat ini, kami mempunyai anak perempuan yang sangat mempercayai ramalan zodiac yang pastinya belum diketahui kebenarannya. Saking percayanya, dia sampai nekat melakukan sesuatu yang sebenarnya diluar karakter dan kemampuannya hingga membuatnya stres dan hampir putus asa menjalani hidup. Beberapa nasehat yang kami berikan tak mampu menghentikan kebiasaannya itu. Pak ustadz, bagaimana lagi kami harus bertindak? Mohon bantuannya.
Redi H., Sunter, Jakarta Utara
Waalaikumussalam Wr.Wb.
Keanehan yang terdapat dalam diri anak bapak pada dasarnya tidak lepas dari keyakinan berlebih terhadap sesuatu di luar kemampuannya. Ketertarikan kepada zodiac tersebut bisa bermula dari iseng-iseng untuk kemudian sedikit demi sedikit mempengaruhi alam bawah sadarnya. Ketika tanpa sadar dirinya mulai senang dan percaya atas zodiac, saat itulah jiwa putri anda bersandar kepadanya. Zodiac disamping sebagai ramalan baginya, lebih dari itu jiwanya terpanggil untuk memenuhi seluruh ketentuan dalam zodiac karena dianggap sebagai identitasnya. Seakan dirinya menemukan pengalaman yang berbeda (menemukan jati diri), padahal secara tidak terasa telah masuk ke dalam alam khayalan.
Adapun kaitannya dengan ramalan nasib atau ketentuan sifat seseorang yang lahir pada bulan-bulan yang sesuai zodiac, maka itu hanyalah kebetulan belaka. Yaitu hanya memperkirakan kebiasaan-kebiasaan orang-orang yang lahir pada waktu-waktu sesuai zodiac, selebihnya hanya cerita dan karangan penghayal. Apabila seseorang sangat percaya terhadap zodiac sampai kepada menyekutukan ke - Esaan Allah Swt, atau dengan kata lain mengakui adanya kekuatan yang berasal dari selain Allah Swt, maka dapat menjadi sebuah kesyirikan. Jika telah sampai kepada tahap ini, sudah seharusnya seluruh upaya harus dilakukan agar putri anda kembali kepada jalan yang benar.  
Diantara upaya-upaya tersebut adalah dengan memberinya penjelasan yang benar tentang zodiac, selanjutnya ajaklah putri anda untuk berfikir rasional dan realistis. Secara perlahan teruslah menggali permasalahan yang ada dalam dirinya karena bisa jadi zodiac hanyalah tempat pelampiasan dari masalah kejiwaan putri anda yang lain.
Akhirnya hanya kepada Allah Swt kita memohon pertolongan, oleh karenanya cobalah terus membimbingnya untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Disamping itu secara langsung ibu dan suami harus terus mendoakan demi kebaikannya. Yakinlah bahwa selama kita percaya akan kekuasaan Allah Swt, niscaya pertolongan tersebut akan datang. lain dari itu, ibu dan bapak dapat melaksanakan ruqyah jiwa bagi putri anda, dengan harapan jiwanya dapat dibersihkan dan dikuatkan sehingga Insya Allah akan mempermudah penyembuhan. Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.  Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami.

Sabtu, 15 Agustus 2015

Mengatasi Depresi Akut



Konsultasi

Assalamualaikum Wr.Wb.
Ustadz Massar yang baik, saya mempunyai adik perempuan yang terkena penyakit jiwa. Sejak lulus dari SMA dia mulai menunjukkan gejala delusional, suka marah dan menangis tanpa diketahui sebabnya dan bahkan pernah mencoba untuk bunuh diri. Sampai saat ini kami belum mengetahui pasti penyebabnya karena dia merupakan anak yang pendiam. Kami sekeluarga sudah mencoba berbagai cara untuk kesembuhannya dan menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah akan tetapi semuanya sama saja. Jika ruqyah bisa menjadi sarana kesembuhannya kami bersedia melakukannya. Mohon penjelasannya.
Puput, Sumatra

Waalaikumussalam Wr.Wb.
Ibu Puput yang baik, ibu bisa segera menghubungi kami untuk melaksanakan ruqyah diri bagi adik ibu. Seluruh penyakit di muka bumi ini, termasuk gangguan jiwa yang dialami manusia pada dasarnya dapat disembuhkan dengan meneguhkan keyakinan kepada Allah Swt. Cukuplah sebagai seorang muslim untuk bergantung, memohon dan berpasrah diri hanya kepada Allah Swt. Meskipun begitu, tentunya usaha-usaha dzahir berupa pendekatan medis harus tetap dilakukan, karena nasib seseorang tidak akan berubah apabila dirinya tidak melakukan sebuah usaha yang konkrit. Sebagaimana dalam al Qur’an dikatakan “Innallaha laa yughoyyiru maa biqowmim hattaa yughoyyiru bianfusihim..” (ar-Ra’d : 11)[“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri..”]
Khususnya untuk penyakit jiwa, maka al Qur’an telah dijadikan wasilah obat bagi umat islam tidak hanya bagi sakit yang secara dzahir terlihat, lebih dari itu untuk penyakit kejiwaan akibat gangguan dalam diri maupun lainnya. Sebagaimana dalam al Qur’an dikatakan "Wanunazzilu minal Qurani maa huwa Syifaa u Wa Rahmatan Lil Mukminin..."Artinya: Dan kami turunkan Al Qur’an suatu penawar (obat) bagi orang-orang yang beriman.. (QA : 17 : 82)
Dalam hal ini, kekuatan jiwa yang berasal dari kesadaran akan kekuasaan Allah Swt dapat menjadi solusi seluruh permasalahan kejiwaan seorang muslim. Kesadaran tersebut selanjutnya akan memberikan pengaruh terhadap pengetahuan diri bahwa tujuan hidup adalah hanya beribadah kepada-Nya, adapun yang lainnya adalah tidak ada artinya dibanding tujuan umat manusia untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah Swt.
Upaya-upaya diatas tentunya harus dibarengi dengan adanya keinginan yang kuat dari diri adik ibu untuk mendapatkan kesembuhan. Jangan pernah melakukan diskriminasi dan perlakuan yang buruk terhadapnya karena hal itu hanya akan memperburuk kondisi kejiwaannya. Berikanlah nasehat dan support agar tabah dan kuat menghadapi seluruh tekanan yang ada dalam jiwanya dan perbanyaklah berdoa untuk kesembuhannya. Teruslah untuk mengajaknya mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan memperbanyak dzikir dan  membaca al Qur’an sehingga ketenangan jiwa dapat dirasakannya.