Sabtu, 21 September 2013

mengembalikan cinta anak



Konsultasi Ruqyah:
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Ustadz Massar yang terhormat, Karena tidak tahan dengan kondisi perekonomian keluarga yang serba kekurangan, aku memutuskan untuk meninggalkan suami pertamaku dan 2 anakku untuk menikah lagi dengan teman kuliahku dulu yang telah menjadi pengusaha sukses. Akibatnya, kedua anakku tidak mau mengakuiku sebagai ibunya bahkan mereka tak mau menerima setiap aku beri hadiah ataupun uang jajan. Apa yang harus aku lakukan ustadz agar mereka mau memaafkanku dan menerimaku lagi sebagai ibunya meskipun kami hidup terpisah.
                                                                                                                                Maya, Bandung
Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Ibu Maya yang baik, pada dasarnya seorang ibu mempunyai hak yang lebih pantas dalam mengurus anak dari pada suami, apabila terjadi perceraian. Akan tetapi, karena sudah merupakan keputusan ibu, maka yang lalu biarlah berlalu. Secercah penyesalan yang ibu rasakan saat ini merupakan sesuatu yang baik untuk terus diperjuangkan, karena hal tersebut termasuk upaya mengintropeksi diri dan menebus kesalahan Anda di masa lalu.
Terkait permasalahan anak-anak yang telah kecewa, maka ibu harus mengetahui secara psikologis keadaan mereka. Telusurilah terlebih dahulu penyebab utama mereka tidak menerima ibu kembali. Apakah karena penyebab perpisahan yang telah diketahui oleh mereka, atau ada hasutan dari pihak lain termasuk suami atau saudara yang tidak menginginkan ibu dan anak-anak berdamai (rukun).
Setelah mengetahui pokok permasalahan, maka lakukanlah klarifikasi terhadap anak-anak dan mintalah maaf. Yakinkanlah, bahwa bagaimanapun mereka adalah darah daging ibu, dan ibu sangat menyayangi mereka. Sebelum itu, alangkah baiknya permasalahan ibu dan suami serta pihak lain yang terkait telah terselesaikan terlebih dahulu. Sehingga mempermudah rekonsiliasi.
Adapun usaha konkrit yang bisa ibu lakukan adalah dengan melaksanakan ruqyah diri bagi anak-anak ibu. Selain ruqyah diri, diharapkan ibu senantiasa berdoa untuk kebaikan anak-anak, yakinlah doa tersebut akan terkabul, sebagaimana dalam riwayat hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah). Semoga apa yang telah dilakukan ibu membuahkan hasil. Salam.