Selasa, 29 September 2015

Ketika Pasangan Mulai Berkhianat



Assalamu’alaikum Wr Wb.
 Aku seorang wanita karier yang bekerja diperusahaan milik keluarga. Aku menikah dengan seorang artis dan telah dikaruniai seorang anak. Sebagai istri seorang artis aku sadar memang tidak mudah. Ada banyak godaan yang menerpa suami. Baik godaan dari sesama artis maupun penggemarnya. Suatu ketika, aku mendapat telp dari nomor asing yang mengatakan bahwa suamiku mempunyai selingkuhan sesama artis saat syuting di daerah puncak, Bogor. Sakit dan sesak rasanya dada ini mendengarnya ustadz, meski awalnya tak kuhiraukan, namun seiring waktu semua terkuak dengan sendirinya. Suamikupun sampai berlutut meminta maaf kepadaku tapi hatiku sudah terlanjur sakit dibuatnya. Apa aku harus memaafkannya atau sebaliknya, meminta cerai saja? Mohon saran dan solusinya Ustadz.
GB. Jakarta
Wa’alaikumussalam Wr.Wb
Ibu GB yang baik, pada dasarnya suatu perselingkuhan memang selalu menyisakan luka di hati seseorang, oleh karenanya bijaksanalah. Dalam menghadapi keadaan seperti itu, diperlukan pemikiran yang jernih dan tidak mengedepankan emosi. Bersabarlah dan berlapanglah untuk selanjutnya rencanakanlah usaha-usaha untuk menggapai kemaslahatan. Begitu banyak hal-hal yang harus dipikirkan sebelum melakukan hal-hal yang justru dapat merugikan diri sendiri seperti nasib anak-anak, keluarga sampai respon masyarakat dan lingkungan sekitar.
kami mengharapkan ibu tidak berfikiran sempit untuk mengajukan gugatan perceraian sebagaimana umumnya orang yang diselingkuhi. Yakinlah bahwa mempertahankan bahtera rumah tangga merupakan suatu tindakan mulia apabila bertujuan untuk menegakkan kalimat Allah Swt. Perceraian sendiri merupakan perbuatan yang tidak disukai meskipun diperbolehkan. Tentunya selain itu ada juga perceraian yang memang dilakukan untuk mendatangkan kemaslahatan.
Kebijaksanaan yang dapat ibu laksanakan adalah menerima suami apabila dia telah bertaubat dengan sungguh-sungguh. Ampunan itu selalu ada sebagaimana Allah Swt berfirman “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal sholeh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (QS. Ath Thahaa: 82). Selanjutnya, telitilah sebab musabab kenapa suami ibu melakukan selingkuh. Bicaralah dengan penuh kekeluargaan untuk sama sama mencari jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. Janganlah mengedepankan ego masing-masing, karena dari sanalah bibit hancurnya bahtera rumah tangga dimulai.
Laksanakanlah intropeksi diri sendiri dan memohon pertolongan hanya kepada Allah Swt, perbanyaklah beribadah dan berdoa dengan kesungguhan agar diberi jalan keluar yang diridhoi. Laksanakanlah Ruqyah Diri agar hati ibu dan suami diberi petunjuk sehingga terbuka untuk menerima kebaikan-kebaikan. Supaya diberi kesadaran akan kesalahannya dan taubatnya menjadi taubatan nashuha untuk senantiasa berjalan di jalam Allah Swt. 



Jumat, 25 September 2015

Istriku Mengalami Baby Blues



KONSULTASI RUQYAH
Assalamu’alaikum wr.wb. Ustadz Massar yang terhormat, Saya mempunyai seorang kakak yang baru saja melahirkan anak pertamanya. Akan tetapi, paska melahirkan anak tersebut, sikap kakak saya berubah, dia jadi sering melamun, menangis sendiri, bahkan tidak mau menggendong dan menyusui anaknya. Baik suami maupun keluarga sudah mencoba untuk membujuknya agar mau merawat anaknya, Akan tetapi semuanya sia-sia, kakak saya malah marah-marah tidak karuan.
Terus terang, saya tidak mengetahui penyebabnya secara pasti. Setahu saya, sebelum melahirkan dirinya baik-baik saja. Ustadz, Apakah ini merupakan sindrom/penyakit? Bisakah kakak saya disembuhkan dengan ruqyah?
Siska,Jakarta
Wassalamu’alaikum wr .wb. Ibu Siska yang terhormat, pada dasarnya hampir semua ibu merasakan depresi paska melahirkan. Meskipun begitu, sebagian bisa mengatasinya dan sebagian justru sebaliknya. Menurut ketentuan medis fenomena tersebut disebabkan oleh Baby Blues Syndrome, atau sering juga disebut Postpartum Distress Syndrome yaitu perasaan sedih dan gundah yang dialami oleh sekitar 50-80% wanita setelah melahirkan bayinya.
Lain dari Baby Blues Syndrome yaitu Postpartum Depression. Perbedaannya terletak pada intensitas gejalanya, dimana Postpartum Depression lebih sering dan parah. Pada kasus PPD akut, si ibu bisa saja bunuh diri atau menyakiti bayinya sendiri. Adapun penyebabnya bisa disebabkan beberapa faktor, diantaranya perubahan hormon si ibu, tekanan menjadi ibu baru, ada sejarah keluarga terkait dengan depresi, kurangnya bantuan ketika melahirkan, merasa terisolasi dan kelelahan.
Untuk mengatasinya dapat dilakukan beberapa cara diantaranya meminta bantuan kepada suami, orang tua, mertua, serta kerabat dalam mengurus bayi, tidur cukup selama ada kesempatan, menceritakan berbagai kesulitan kepada suami, bergabung dengan komunitas ibu untuk berbagi pengalaman dan perasaan, memanfaatkan waktu luang untuk rileks, memperhatikan pola makan, memberi penjelasan kepada suami tentang Baby Blues Syndrome, agar dia bisa memahami berbagai perubahan sikap dan tingkah laku istrinya.
Apabila semua metode di atas tidak dapat membantu, maka bisa dilaksanakan rukyah diri, dalam hal ini sebagai upaya meminta pertolongan kepada Allah untuk menenangkan batin sang ibu. Metode doa sendiri telah terbukti secara medis dapat memberi sugesti positif terhadap suasana kejiwaan seseorang. Lebih dari itu, jika dibarengi dengan memberi nasihat-nasihat keagamaan sebagai upaya menguatkan keimanan sang ibu, maka pengobatan akan lebih maksimal. Untuk selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam. 

Selasa, 22 September 2015

Depresi Gagal Menikah



Assalamu’alaikum wr wb
Ustadz, sedikit sharing tentang masalah adik saya, sebenarnya bulan februari lalu adik saya akan melangsungkan pernikahan, tetapi semua rencana yang telah tersusun rapi itu kini tinggal cerita dan menyisakan malu yang harus kami(keluarga) tanggung. Calon suami yang menurut pengakuannya kepada adikku berprofesi sebagai AKABRI pergi entah kemana beberapa saat sebelum prosesi akad, tak ayal selain menanggung malu yang luar biasa sebagai keluarga terpandang, adikku juga mengalami depresi dan sekarang seperti orang stres. Berbagai pengobatan yang kami lakukan malah membuatnya semakin terpuruk. Bantu kami untuk menyembuhkannya pak ustadz.
Hamba Allah, Cirebon
Wa’alaikumussalam wr wb
Sebelumnya kami turut prihatin dengan kondisi adik Anda, Masalah depresi yang dialami oleh adik Anda adalah masalah psikologi yang dapat diobati dengan bantuan psikolog. Oleh karenanya teruslah berusaha untuk mencari psikolog yang handal dan terpercaya. Selain mencari psikolog, sebagai seorang muslim maka berdoa menjadi hal yang harus dilakukan. Sebagaimana dalam Al Quran dikatakan “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60)
Selanjutnya, terkait dengan rasa malu keluarga, tentunya hal tersebut menjadi resiko yang harus ditanggung. Oleh karenanya, berikan klarifikasi kepada kerabat dan juga tetangga perihal masalah yang menimpa adik anda, (Dalam hal ini tentu tidak perlu diadakan konferensi press). Sebagaimana dalam wish word dikatakan Qulil haqqa walaukaana murran” yang artinya “ katakanlah kebenaran walau itu pahit. 
Selanjutnya segeralah mencari pengganti pasangan untuk adik Anda yang lebih baik. Sebagaimana tuntunan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam dalam mencari jodoh sesuai sabdanya: “Wanita itu dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, kemuliaan nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka nikahilah wanita yang baik agamanya niscaya kamu beruntung”.Hadits tersebut diriwayatkan pula oleh Al-Imam Muslim (2/1086). Dalam hal ini, tidak hanya bagi lelaki, akan tetapi termasuk wanita.
Kemudian laksanakanlah ruqyah diri bagi adik Anda, sebagai upaya pengobatan agar dirinya senantiasa diberi kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi ujian serta cobaan dari Yang Maha Kuasa. Untuk penjelasan lebih lengkap silahkan Anda hubungi kami di nomor yang tertera di majalah ini. Salam.

Bingung Memilih Pasangan



 Assalamualaikum Wr. Wb.
Ustadz Massar yang dirahmati Allah, aku seorang arsitek yang juga mempunyai restoran. Pada kesempatan ini saya ingin meminta saran dan pendapat dari Ustadz terkait jodoh saya. Saat ini saya sedang dekat dengan seorang artis dan juga gadis pesantren yang masih kuliah kedokteran di Kairo. Mereka berdua sama- sama baik, cantik, dan juga pintar akan tetapi saya masih bingung untuk memilih salah satu diantara mereka untuk dijadikan istri/pendamping hidup. Kiranya Pak Ustadz berkenan memberikan saran yang terbaik buat masa depan saya dan rumah tangga saya kelak. Wassalam.
Tedy, Jawa Timur
Waalaikumussalam Wr.Wb.
Dalam memilih suatu keputusan, dalam islam telah mengajarkan kita untuk melaksanakan shalat istikharah. Sebagaimana dalam sebuah hadis diriwayatkan yang Artinya: Dari Jabir bin Abdullah r.a. berkata: Rasulullah saw mengajarkan kepada kami istikharah pada semua perkara sebagaimana beliau mengajarkan al-Qur’an. Beliau bersabda:”Apabila salah satu dari kalian dihadapkan pada permasalahan maka hendaknya ia shalat dua rakaat selain shalat fardlu, kemudian hendaknya ia berdoa (artinya) Ya Allah sesungguhnya aku meminta pilihanMu dengan ilmuMu, dan meminta keputusan dengan ketentuanMu, Aku meminta kemurahanMu, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan aku tidak ada daya untuk menentukan, Engkaulah yang mengetahui dan aku tidaklah tahu apa-apa, Engkaulah yang Maha Mengetahui perkara gaib. Ya Allah sekiranya Engkau mengetahui bahwa perkara ini (lalu menyebutkan masalahnya) adalah baik bagiku saat ini dan di waktu yang akan datang, atau baik bagi agamaku dan kehidupanku serta masa depanku maka tentukanlah itu untukku dan mudahkanlah ia bagiku lalu berkatilah. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa perkara itu buruk bagiku untuk agamaku dan kehidupanku dan masa depan perkaraku, atau bagi urusanku saat ini dan di masa mendatang, maka jauhkanlah ia dariku dan tentukanlah bagiku perkara yang lebih baik darinya, apapun yang terjadi, lalu ridlailah ia untukku”. (h.r. Ahmad, Bukhari dan Ashabussunan).
Selanjutnya sebagai upaya ikhtiar dzahir, bapak dapat melihat sebagaimana hadis Rasul yang lain tentang kriteria seorang istri yang artinya sebagai berikut: “Wanita itu dinikahi karena hartanya atau kecantikannya, keturunannya atau agamanya, maka hendaklah kau memilih yang mempunyai agama yang kukuh, niscaya anda akan bernasib baik.”
Akhirnya hanya kepada Allah Swt kita memohon pertolongan, untuk menetapkan hati dan membersihkannya bapak dapat melaksanakan ruqyah diri dan selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt. Semoga apa yang menjadi hajat bapak tercapai. Amin.

Jumat, 18 September 2015

Usaha Semakin Sukses dan Berkah




Assalamu’alaikum Wr.wb.
Kami sekeluarga ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ustadz Massar di Semarang, karena setelah melaksanakan Rukyah Diri dan Rukyah Hajat, secara perlahan namun pasti semua hutang kami sebesar 400 Milyar dapat terlunasi sehingga tiga rumah, dua vila dan beberapa aset perusahaan terselamatkan tidak jadi disita oleh bank. Selanjutnya, kami ingin meminta doa restunya agar perusahaan kami dapat semakin berkembang dan mendapat keberkahan.Terima kasih.
Prasetya, Jakarta
Wa’alaikumussalam Wr Wb. Bapak Prasetya yang baik, sebelumnya kami ucapkan selamat atas hajat bapak yang telah tercapai. Ingatlah selalu bahwa apa yang bapak terima saat ini adalah semata-mata karunia dari Allah Swt, oleh karenanya tetaplah bersyukur dan selalu mendekatkan diri kepada-Nya.  
Adapun kaitannya dengan sukses usaha, maka saya hanya memberikan arahan, bahwa sebagai seorang muslim sudah seharusnya memadukan cara-cara dzahir dan batin sekaligus tanpa meninggalkan salah satunya. sebagaimana dalam al Quran dikatakan “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi…”[QS. al-Qashash (28) : 77].
Himbauan tersebut diatas tidak lepas dari keresahan saya selama ini ketika melihat sebagian besar para pengusaha sukses, ternyata tidak memakai cara-cara yang dibenarkan syari’at. Akibatnya tidak ada kebarokahan dan sebaliknya membawa bencana bagi masyarakat dan kemadharatan bagi diri dan keluarganya. Na’udzubillahi min dzalik.
Usaha dzahir yang dimaksud diatas adalah metode nabi dalam menggapai kesuksesan dalam usaha yang meliputi: mental yang jujur dan amanah, tidak mudah putus asa dan selalu berfikir positif, kreatif dan bekerja keras, adapun yang paling penting adalah tidak melakukan kecurangan dalam usaha.
sebagai upaya batin maka bapak dapat melaksanakan Rukyah Tempat dan Rukyah Mal untuk usaha (bisnis) terlebih dahulu sebagai wujud meminta pertolongan kepada Allah Swt agar usaha (bisnis) kita diberi kebarokahan serta dilindungi dari kejahatan orang-orang yang tidak suka atau ingin merugikan usaha.
Selanjutnya perbanyaklah berdoa untuk kemudahan rizki dan amalan yang dapat melancarkan usaha. Adapun doa-doa tersebut diantaranya adalah dengan memperbanyak membaca surat al Waqiah, sebagaimana dalam hadis dikatakan “barang siapa yang membaca surah al-Waqiah pada setiap malam ia tidak akan ditimpa kefakiran.” (Riwayat daripada Ibn Mas‘ud: al-Azkar, al-Jami al-Soghir). Lain dari itu laksanakanlah shalat dhuha serta jangan lupa untuk memperbanyak shadaqah.  Akhirnya hanya kepada Allah Swt, kita memohon pertolongan dan perlindungan dari segala yang membahayakan umat manusia dari akibat ketamakan dan kerakusan dalam mencari rizki dari sisi-Nya.