Rabu, 13 Maret 2013

Di Hantui Mimpi Buruk



Assalamu’alaikum wr wb
Ustad, saya menjalankan bisnis SPBU yang diamanatkan orang tua kepada saya. Sedangkan orang tua saat ini sibuk mengelola rumah sakit. Melalui rubrik ini, saya ingin bercerita tentang ihwal mimpi yang akhir-akhir ini menghantui dalam tidur saya. Mimpi buruk yang datang berulang-ulang. Saya seperti didatangi berbagai jenis ular. Ada yang melilit, mendesis, bahkan menggigit kaki saya.
Selama ini, saya merasa tidak memiliki permasalahan dengan siapapun. Anehnya, usai bermimpi, tubuh saya mengeluarkan keringat dingin. Setelah itu, tubuh saya juga demam dan kepala pusing. Apakah ini terkait dengan mimpi saya? Apakah arti dari mimpi saya Ustad? Terima kasih sebelumnya.
Wassalamu’alaikum wr wb
Harry, Depok, Jawa Barat
Wa’alaikumussalam wr wb
Saudara Harry yang baik, mimpi itu bisa saja sekedar bunga tidur tanpa makna. Namun, mimpi juga bisa merupakan simbol atau lambang yang memiliki arti. Sebagaimana Hadits Nabi: “Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw sabdanya: “Apabila hari kiamat telah dekat, jarang mimpi (ru’ya) seorang muslim yang tidak benar. Mimpi yang paling benar ialah mimpi yang selalu berbicara benar. Dan mimpi seorang Muslim adalah sebagian dari 45 macam nubuwwah (wahyu). Mimpi itu ada tiga macam : Mimpi yang baik adalah kabar suka dari Allah. Mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syaitan. Dan mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan. Maka karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalat, dan jangan menceritakannya kepada orang lain” ( Shahih Muslim IV, hal. 166). Dalam riwayat Bukhari menyebutkan bahwa mimpi yang benar termasuk bagian dari 46 bagian kenabian.
Jika menilik sejarah Nabi, maka kisah yang masyhur dalam Al Qur’an adalah mimpi Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan untuk menyembelih Ismail atau mimpi Nabi Yusuf AS. Namun, tidak menutup kemungkinan, Allah menganugerahkan kemampuan kepada orang yang dikehendaki untuk menafsirkan mimpi.
Bisa saja seseorang mempelajari berbagai kitab tentang tafsir mimpi atau membaca literatur tentang takwil mimpi, namun itu bukan menjadi jaminan seseorang bisa menafsirkan mimpi dengan benar. Hanya mereka yang berhati bersih dan dikehendaki Alah swt saja.
Terkait dengan mimpi Anda, saya sarankan agar sebelum tidur Anda berwudhu lebih dahulu dengan sempurna, lalu berbaring dengan menghadap Kiblat, berdo’a serta ingat akan Allah (dzikir) sampai tertidur. Adapun tentang makna mimpi Anda, rasanya kurang etis jika diterangkan di rubrik ini karena ini terkait dengan problem pribadi Anda. Agar pikiran dan hati Anda tenang, segera menghubungi kami.

Senin, 04 Maret 2013

Menguatkan Mental Yang Rapuh



Konsultasi Ruqyah

Assalamu’alaikum Wr Wb
                Sebelumnya mohon maaf ustadz, melihat maraknya fenomena penculikan anak yang ada di televisi, sebagai orang tua saya jadi ikut kuatir.  Kebetulan saat ini saya mempunyai putra-putri yang masih kecil, oleh karenanya saya ingin menanyakan tentang bagaimana agar putra-putri saya aman dari niat jahat para penculik. Terus terang, selama ini sebagai orang tua saya tidak bisa memperhatikan mereka setiap waktu, khususnya apabila mereka pulang sekolah.
                Selanjutnya, sebagai seorang ibu saya juga merasa iba dengan para korban penculikan. Sebagain besar dari mereka terlihat depresi dan trauma. Oleh karena itu, tolong berikan penjelasan, bagaimanakah upaya untuk mengembalikan kembali mental mereka. Apakah dengan terapi ruqyah dapat menjadi solusi?
                                                                                                                                                Fathonah, Jakarta
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
                Ibu Fathonah yang baik, sebagai orang tua pasti ikut merasa kuatir dengan maraknya fenomena penculikan saat ini. Oleh karenanya, perhatian ekstra untuk buah hati memang menjadi sangat penting. Andaipun ibu seorang yang sangat sibuk, yakinkan diri bahwa putra-putri ibu aman di bawah pengawasan seseorang, sebagai contoh guru atau anggota keluarga lain. Selanjutnya perbanyaklah doa astaudi’ukumullaaha alladzi laa tadlii ’u wa daa i ’uhu, hal tersebut sebagaimana dianjurkan dalam hadits dari Umar bin Al-Khattab r.a, sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta'ala jika dititipkan padanya sesuatu Dia pasti menjaganya” dan dari Abi Hurairah bahwa Nabi Saw bersabda: “Barangsiapa yang ingin bepergian maka hendaklah ia berkata kepada orang yang akan ditinggalkan:  astaudi’ukumullaaha alladzi laa tadlii ’u wa daa i ‘ uhu”.
                Adapun terkait dengan mengembalikan mental korban yang depresi atau trauma, maka terapi ruqyah dapat menjadi wasilah kesembuhan. Sebelumnya perlu ibu ketahui, bahwa disamping menggunakan pendekatan doa, yang secara langsung mempengaruhi psikologis seseorang atas izin Allah Swt. Lebih dari itu, terapi ruqyah juga menggunakan pendekatan dzahir sebagaimana bekam dan penyembuhan lainnya sesuai anjuran rasulullah. Untuk infromasi terkait masalah Ruqyah, bisa menghubungi kami secara langsung. Salam.