Selasa, 24 Juli 2012

Mengembalikan seseorang


Assalamu’alaikum wr.wb. Ustadz Massar yang terhormat, saya mempunyai seorang kakak perempuan yang sudah satu bulan ini meninggalkan rumah karena berselisih paham dengan ayah.  Permasalahan bermula dari sikap keras ayah yang menolak (tidak merestui) hubungan kakak dengan kekasihnya yang notabene seorang pekerja seni/teater. Ayah memandang pekerjaan kekasih kakak tersebut tidak bisa dijadikan sandaran/tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga.
Permasalahan semakin rumit karena kakak saya tidak meninggalkan nomer yang bisa dihubungi. Berbagai cara telah kami lakukan, termasuk menghubungi semua kerabat dan teman-temannya, akan tetapi hasilnya nihil. Pertanyaan saya, apakah dengan ruqyah bisa membantu kakak saya pulang ke rumah dan berkumpul lagi dengan keluarga. Terus terang, saat ini ibu saya sedang dalam kondisi sakit karena terlalu memikirkan kakak. Mohon solusinya Ustadz.
                                                                                                                                                                Ida, Semarang
Wassalamu’alaikum wr.wb. Mbak Ida yang terhormat, sebelumnya tetaplah berusaha untuk melacak keberadaan kakak Anda, termasuk menghubungi pihak yang berwajib. Cobalah menghubungi pacar kakak Anda, karena kemungkinan besar dia bersamanya. Lebih lanjut, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan sekembalinya kakak Anda, maka yakinkanlah orangtua Anda untuk lebih mengerti keadaan kakak mbak Ida.
Selanjutnya bisa meminta pertolongan kepada Allah dengan doa-doa yang sesuai (berasal dari al Quran dan Hadits). Diantara bacaan yang dapat mbak Ida amalkan adalah memperbanyak membaca surat A’basa dan memperbanyak dzikir Asmaul Husna khususnya pada kalimat Ya Mu’iidu.
Untuk lebih memantapkan diri, Anda juga bisa melakukan rukyah diri untuk kakak. Dalam hal ini sebagai upaya memohon kepada Allah agar hati kakak Anda kembali kepada jalan yang benar, karena bagaimanapun, apa yang telah dilakukan oleh kakak mbak Ida tidak atas kesadaran penuh olehnya dan juga tidak dibenarkan menurut agama. Semoga atas izin Allah kakak mbak Ida sadar dan kembali kepada keluarga. Untuk selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar