Assalamu’alaikum
Wr Wb.
Ustadz Massar yang
terhormat, selama ini saya selalu kuatir dengan keselamatan diri saya dan
keluarga. Karena iri tetangga saya selalu menebar angin permusuhan. Bermula
dari masalah bisnis yaitu usaha toko klontong saya lebih berhasil dibanding
tetangga saya. Kebetulan toko kami berdampingan, hanya saja kami menjual barang
yang berbeda.
Hampir setiap hari
tetangga saya selalu membuat ulah. Mulai dari mensabotase aliran listrik sampai
menyampaikan kabar yang tidak baik kepada pelanggan. Meskipun begitu pelanggan
saya tetap setia bahkan usaha saya semakin maju. Bersamaan dengan hal tersebut,
tiba-tiba anak saya terkena penyakit yang janggal. Setiap menjelang maghrib
perutnya selalu sakit.
Tidak terlepas dari
pertikaian kami, saya menaruh curiga. Akan tetapi saya tidak berani untuk
menegur karena belum cukup bukti dan takut permusuhan akan semakin sengit.
Akhirnya kami hanya saling diam dan tidak bertegur sapa. Sebenarnya yang saya
inginkan supaya tetangga saya sadar dan tidak mengganggu kami lagi, sehingga
hubungan kami menjadi harmonis. Mohon solusi.
Andi Suharjo, Pontianak
Wa'alaikumussalam Wr Wb.
Pak Harjo yang terhormat, niatan
bapak untuk menjalin kembali keharmonisan dengan tetangga bapak adalah sikap
yang sangat terpuji dan menjadi suatu keharusan sebagai sesama muslim. Meskipun
tetangga bapak selalu berprilaku buruk, bapak diharapkan tidak tersulut emosi
yang justru akan lebih memperburuk keadaan.
Cobalah selidiki terlebih
dahulu, apakah memang permasalahan yang bapak sangka benar adanya. Supaya tidak
saling menyimpan curiga dan permasalahan selesai, cobalah bapak membuang rasa
gengsi untuk meminta maaf meskipun bapak tidak bersalah.
Apabila masih merasa ragu bapak bisa membawa
penengah dalam permasalahan ini. Hal tersebut sesuai dengan metode al Qur'an
sebagaimana firmannya dalam ”Dan jika
kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam
dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua
orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik
kepada suami-istri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.
Jika masih merasa kurang mampu, Bapak bisa
melakukan rukyah untuk keselamatan keluarga bapak agar terhindar dari kejelekan
yang dilakukan tetangga bapak. Sekaligus sebagai usaha membuktikan keburukan
perilaku tetangga bapak dan menyadarkannya.
Doa yang biasa diamalkan adalah surat Annas dan
al Falaq, didalamnya terkandung permohonan kepada Allah Swt agar terlindung
dari kejahatan serta kedengkian seseorang juga pengaruh kejahatan syaitan. Semoga bermanfaat. Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar