KONSULTASI
RUQYAH
Assalamu’alaikum Wr
Wb.
Ustadz Massar yang terhormat, Ibu saya
merupakan salah satu calon peserta haji plus yang gagal berangkat tahun ini
dengan sebab yang tidak jelas, karena pihak biro selalu memberikan alasan yang
berbeda-beda. Dampaknya, ibu mengalami tekanan batin antara malu dan juga
kecewa. Sekarang ibu lebih banyak diam dan tidak bersemangat lagi seperti dulu. Bagaimana solusinya Ustadz?
Susilowati,
Solo
Wa’alaikumussalam Wr Wb.
Ibu Susilowati yang baik, sebagai
putri yang berbakti memang sudah seharusnya peduli terhadap keadaan orang tua.
Oleh karenanya hiburlah ibu dengan mengajaknya refreshing atau melakukan
hal-hal yang dapat membahagiakannya. nasehatilah secara baik dengan
memberikan pengertian bahwa pergi haji adalah ibadah, sehingga tidak ada alasan
untuk malu dan kecewa .Masih
ada waktu untuk melaksanakan ibadah haji, dan kesempatan itu masih terbuka
lebar. Jika ikhlas, maka niat baiknya tidak akan sia-sia. Yakinkanlah bahwa
tidak berangkatnya tahun ini adalah kehendak Allah yang terbaik untuk ibu
dan setiap musibah yang
menimpa keluarga merupakan cobaan yang harus di terima dengan sabar, karena
setiap peristiwa pasti ada hikmahnya.
Sebagai usaha batin, ajaklah untuk
selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan cara memperbanyak ibadah dan
berdzikir. Segera menghubungi kami untuk terapi Ruqyah Diri sebagai media memohon kepada
Allah agar dihilangkan kerisauan (kesedihan),
mengembalikan kesadaran dan memantapkan keimanan kembali kepada-Nya.
Adapun doa yang dapat dipanjatkan untuk
menghilangkan kesedihan adalah “Allahumma rahmataka arjuu falaa takilnii
ilaa nafsii thorfata ‘ainin wa ahlihlii sy’anii kullahu laa ilaaha illa anta”
yang artinya “Ya Allah, RahmatMu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan segala
urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku,
tiada ilah yang berhak disembah selain Engkau.” (HR Abu Dawud).