Assalamualaikum Ustadz, saya anak seorang anggota
militer yang bekerja sebagai konsultan keuangan sebuah perusahaan asing
di Jakarta. Saat ini ayahku sedang menjalani terapi penyakit komplikasi yang
dideritanya di Singapura. Dalam hal ini, saya sangat percaya dengan kekuatan
doa, jadi selain berusaha mencari pengobatan medis saya juga ingin merukyahkan
ayah saya agar usaha penyembuhannya bisa maksimal. Terimakasih.
Waalaikumussalam Wr.Wb.
Bapak Fery yang baik, sekiranya bapak bisa
memahami makna dari sebuah hadits nabi yang berbunyi Dari Jabir bin
Åbdillah,dari Nabi SAW,bahwasanya beliau bersabda: Likulli daa-in dawaa-un
faidzaa ushiiba dawaa-uddaa-i bara-a bi-idznillaahi àza wajalla.“Setiap
penyakit itu pasti ada obatnya.Oleh karena itu,barangsiapa yang tepat dalam
melakukan pengobatan suatu penyakit,maka dengan izin Allah Åza wa Jalla dia
akan sembuh.” (H.R.Muslim [no. 2204].
Selain hadis tersebut, terdapat hadis yang
berbunyi Dari Abu Hurairah RA,dia bercerita:“Rasulullah SAW bersabda: Maa
anzalallaahu min daa-in illaa anzala lahu syifaa-an.’Tidaklah Allah menurunkan
suatu penyakit,melainkan Dia turunkan penyembuh untuknya.
Selanjutnya perbanyaklah berdoa dengan membaca
"Allahumma Rabban-nasi adzhibil-ba ‘sa isyfi antasy-syafi la syifa’a illa
syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqaman. “Ya Allah, Tuhan Pemelihara manusia,
hilangkanlah bahaya (kejahatan dan penyakit), sembuhkanlah karena hanya
Engkaulah yang bisa menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan
dari-Mu. Kesembuhan yang tidak meninggalkan satu penyakitpun.
Selain pendekatan doa, sebagai manusia biasa
maka ikhtiar lahirpun harus tetap dilaksanakan, dalam hal ini apa yang telah
orang tua bapak lakukan telah benar yaitu terus berusaha untuk sembuh meskipun
harus berobat di luar negeri. Hal itu tidak lepas sebagaimana firman Allah Swt
“Innallaha laa yughoyyiru maa biqowmim hattaa yughoyyiru bianfusihim..”
(ar-Ra’d : 11)[“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum
mereka mengubah keadaan mereka sendiri..”] dan firmannya wabtaghi fi ma
atakallahud-daaral akhirah, wa la tansa nashibaka fid-dunya" (barang siapa
yang mencari kehidupan akhirat, maka jangan lupakan nasib mu di dunia.
Dalam hal menggabungkan keduanya, terapi ruqyah
dapat menjadi alternative yang solutif sebagaimana dicontohkan nabi. Dalam hal
ini sebagaimana metode bekam, tib nabawi dan doa-doa yang sesuai syariat.
Semoga dengan kuasa Allah, ayah anda diberikan kesembuhan. Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi
kami. Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar