Tanya:
Assalamualaikum wr.wb.
Pak Ustadz saya seorang karyawati bank swasta sekaligus designer
baju muslimah. Saya memiliki anak laki-laki yang masih duduk dibangku SMP
international. Saya merasa khawatir dengan kondisinya karena dia mengatakan
sangat stress dengan tugas-tugasnya disekolah dan keadaan rumah. Jujur sejak
kedatangan neneknya (mertua saya) dirumah, dia seakan kehilangan kebebasannya
untuk berexplorasi karena selalu dilarang oleh neneknya dengan alasan ini dan
itu. Bagaimanakah saya harus menyikapi semuanya ini ustadz, saya takut semua
ini dapat mempengaruhi prestasinya disekolah. Terimakasih.
Yulia, Tangerang
Jawab:
Waalaikumussalam Wr.Wb.
Ibu yang baik, sebelumnya kami mengharapkan agar ibu terus mencari
informasi dalam memahami psikologi anak yang selalu mengalami perubahan sebagai
bagian dari pertumbuhannya. Kaitannya dengan hal tersebut, rasa tertekan yang
dialami putra ibu sebagaimana dijelaskan dalam pertanyaan, sesungguhnya dapat
di atasi dengan beberapa alternatif. Akan tetapi sebelum itu alangkah baiknya
apabila diketahui terlebih dahulu tentang situasi yang menyebabkan dirinya
stress dalam menjalani aktifitasnya.
Pertama terkait dengan banyaknya tugas disekolah, maka dapat di
atasi dengan menyeimbangkan kegiatan yang membebaninya dengan sedikit kegiatan
yang menghibur. Pada dasarnya sekolah yang bertaraf internasional, biasanya
telah menyesuaikan jadwal pelajaran maupun tugas dengan system pendidikan yang
sesuai dengan kapasitas anak. Oleh karenanya janganlah terlalu risau selama ibu
dan bapak dapat membimbingnya dalam melalui masa-masa sulit bagi anak tersebut.
Selanjutnya masalah nenek yang selalu mengatur-atur, maka sebagai
orang tua cobalah bertindak bijak untuk mendamaikan keduanya dengan tetap
menjalin silaturrahmi dan berkomunikasi yang baik. Janganlah diantara keluarga
ada kesalahfahaman yang akhirnya dapat memakan korban dan menimbulkan efek negative
bagi keluarga itu sendiri.
Kembali kepada bagaimana mengatasi anak yang tidak kuat dalam
menerima beban psikologis, selain upaya-upaya yang telah dianjurkan di atas,
maka ada hal penting yang perlu menjadi perhatian, yaitu aspek spiritual
seorang anak. Dalam hal ini pendidikan agama dan kesadaran akan keberadaan
Tuhan sejak dini dapat menguatkan mental anak dalam menghadapi rintangan apapun
dalam hidupnya. Kaitannya dengan hal tersebut, maka bapak dan ibu dapat
melaksanakan ruqyah diri bagi dirinya. Dengan kebersihan hati, insya Allah,
otak akan lebih cerdas, gagasan lebih cemerlang lebih dari itu diberi kekuatan
jiwa, kesholehan dan mental yang kuat.
Rawat dan didiklah anak dengan penuh ketulusan dan niat ikhlas
semata-mata mengharap keridhaan Allah dalam seluruh aktivitas edukatif, baik
berupa perintah, larangan, nasehat, pengawasan, maupun hukuman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar