Assalamu’alaikum
wr wb.
Ustadz, saya PNS diinstansi pemerintahan yang
juga memiliki usaha kuliner, baru-baru ini Istri saya terjerat hutang sampai
ratusan juta pada seorang rentenir tanpa sepengetahuan saya. Saya baru
mengetahuinya setelah salah seorang kerabat menegur saya karena seringnya
istriku meminjam uang kepadanya. Saya malu ustadz karena dianggap tidak bisa
menafkahi istri sehingga dia harus berhutang padahal saya selalu memenuhi dan
menuruti keinginannya. Bisakah watak dan sifat istri
saya di sembuhkan dengan ruqyah ustadz?
Rendy
perdana - Tasikmalaya
Wa’alaikumussalam
Wr Wb.
Bapak
Rendy yang baik, sebelumnya perlu bapak ketahui bahwa sifat seseorang banyak
dipengaruhi beberapa factor baik eksternal maupun internal. Faktor
eksternal meliputi kondisi lingkungan dan keadaan. Oleh karenanya, selidiki terlebih dahulu alasan
istri melakukan
hal tersebut. Janganlah terburu-buru untuk menjudge istri sebagai orang
yang tidak baik. Adapun factor internal lebih kepada watak bawaan atau ketidak puasan batin atas apa
yang dimilikinya saat ini. Apabila itu yang terjadi, maka saatnya bapak untuk
intropeksi diri, karena
sikapnya saat ini bisa jadi factor internal yang disebabkan oleh bapak.
Sebagai
seorang muslim, maka mengandalkan pertolongan Allah Swt adalah sebuah
keniscayaan. Terlebih permasalahan yang sedang bapak hadapi adalah masalah hati
yang tidak seorangpun mempunyai kuasa atasnya kecuali ketentuan Allah Swt. Oleh
karenanya perbanyaklah membaca
doa sebagai berikut:
“Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa
dzurriyyatinâ qurrata a’yunin waj’alnâ lil muttaqîna imâman”.
Artinya:“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan
keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi
orang-orang yang bertakwa.”
Janganlah
bapak berputus asa untuk selalu membimbing istri, karena bapak mempunyai
tanggung jawab untuk itu. Sebagaimana firman
Allah Swt yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu
dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;
penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah
terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa
yang diperintahkan”.
(QS. At-Tahrim: 6).
Selain
upaya di atas, bapak juga dapat melaksanakan ruqyah diri untuk istri bapak dengan menggunakan
metode pengobatan jiwa yang berlandasakan doa dan terapi psikologis guna membersihkan hati
istri dan mengisinya dengan kesadaran akan jalan yang lurus. Tetaplah menjaga hubungan yang baik dengan istri dan
jadilah pribadi yang baik, karena seorang istri akan melihat suami sebagai imam
yang harus diikuti. Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar