Tanya :
Assalamu’alaikum Wr Wb
Ustadz
Massar yang terhormat, saya seorang ibu rumah tangga. Akhir-akhir ini saya
didera kebingungan yang sangat bahkan hampir putus asa. Hal tersebut terkait
dengan kondisi putra kami yang mengalami kelumpuhan dan sampai sekarang belum
sembuh.
Gejala
yang dirasakan mulai terlihat pada umur 2 tahun. Putra kami telah mulai bicara
pada umur 1 tahun dan mulai berjalan pada umur 1,5 tahun. Dalam perkembangannya,
dia sering kejang-kejang sampai akhirnya tidak dapat berjalan tanpa bantuan
orang lain. Umurnya sekarang menginjak 6 tahun.
Pada
awalnya, saya mengira putra saya diguna-guna, karena dalam pergaulan bisnis,
kami banyak rival dan musuh. Sampai akhirnya saya merasa penyakit putra saya
semakin parah. Ketika diperiksakan ke dokter, putra saya divonis ataxia.
Mohon solusi ustadz, karena menurut dokter, penyakit putra saya tidak bisa disembuhkan.
Maimunah,
Jakarta
Jawab:
Wa’alaikumussalam Wr Wb
Ibu
Maimunah yang dirahmati Allah Swt, semoga Anda tetap istiqomah dalam berusaha
dan tidak berputus asa (bertawakal). Yakinlah bahwa segala penyakit pasti ada
obatnya, sebagaimana sabda Nabi, ”Setiap kali Allah menurunkan penyakit, pasti Allah menurunkan obatnya.”(H.R Bukhari dan Muslim).
Terkait
dengan ataxia, pada dasarnya penyakit ini merupakan simtom yang
menyerang otak kecil dan tulang belakang yang menyebabkan gangguan pada syaraf
motorik. Penderita akan kehilangan kendali terhadap syaraf-syaraf motoriknya
secara bertahap dan makin lama kondisi fisiknya akan makin parah. Penyakit ini
sendiri mempunyai banyak jenis, diantaranya Ataxia Telangectasia, Episodic
Ataxia, Friedriech Ataxia dan Spinocerebellar.
Terkait
dengan cara penyembuhan, maka berdasarkan penelitian medis, sampai saat ini belum
ada obatnya. Meskipun begitu, dalam perkembangannya terdapat beberapa
pendekatan medis, diantaranya dengan mengobati penyakit lokal yang timbul
akibat simtom tersebut, sehingga dapat meminimalisir dampak. Selain itu, seiring
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka dapat dilakukan terapi sel
induk.
Meskipun
kedua metode di atas tidak menjanjikan kesembuhan, sebagai Muslim kita harus
tetap berusaha. Oleh karenanya, selain usaha dzahir, meminta pertolongan Allah sebagai
wujud usaha bathin ikut menentukan kesembuhan yang diharapkan. Sebagai bagian
dari upaya tersebut, maka dapat dilaksanakan metode pengobatan Nabi, yaitu
dengan metode rukyah dan tibbun nabawi. Semoga Allah memberikan
kesembuhan untuk putra Anda. Untuk selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar