Rabu, 11 Maret 2015

Taubat Seorang Tuna Susila dengan Ruqyah



Assalamu’alaikum wr wb
Ustadz Massar yang terhormat, saya adalah mantan seorang wanita panggilan di hotel yang lumayan berkelas. Beberapa pengusaha pernah memakai saya dan dari mereka juga akhirnya saya dapat mengumpulkan uang untuk dijadikan modal. Terus terang, sebenarnya  pekerjaan seperti itu sangat menyiksa batin saya. Akan tetapi itulah jalan yang bisa saya tempuh untuk menghidupi orang tua dan dua anak saya di kampung.
 Oleh karenanya, ketika tabungan saya lumayan dan cukup untuk modal usaha, saya langsung mulai mencoba untuk berbisnis. Permasalahan muncul ketika saya membuka usaha apapun, usaha tersebut selalu gagal bahkan rugi. Saya bingung tidak tahu harus bagaimana, karena modal saya hanya dari itu. Lantas apakah kegagalan tersebut berkaitan dengan harta saya yang tidak barokah? Kalau boleh jujur saya ingin sekali bertaubat, akan tetapi apakah taubat saya bisa diterima, mengingat masa lalu saya yang sangat suram. Mohon solusi Ustadz.
.                                                                                               Bunga , Yogyakarta
Wa’alaikumussalam wr wb
Saudari Bunga, tidak ada dosa yang tidak diampuni oleh Allah kecuali syirik. Hal tersebut sebagaimana termaktub dalam Al Quran surat Annisa ayat 46 yang berbunyi,Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.
 Perlu Anda ketahui juga bahwa rahmat Allah lebih luas dari apapun, termasuk dosa umat Islam sedunia. Oleh karena itu, janganlah Anda berputus asa dari rahmat Allah, karena sebagaimana dalam Al Quran dikatakan Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS.12:87).
Setelah melihat kedua ayat tersebut, tentu Anda tidak perlu ragu untuk bertaubat. Taubat dapat menghapus seluruh dosa yang terdahulu. Akan tetapi, meskipun taubat itu sangatlah mudah, ternyata untuk menjaganya perlu kesungguhan dan istiqomah. Maka untuk mencapai taubatan nasuha berbagai macam metode selalu diupayakan termasuk di antaranya dengan wasilah Ruqyah Diri, yaitu upaya memohon pertolongan Allah untuk membersihkan diri dari berbagai macam penyakit jiwa baik yang disebabkan dari luar maupun dari dalam. 
Terkait harta yang telah di dapat dari cara yang tidak benar (menjual diri), maka alangkah baiknya jika diberikan untuk kebaikan umat muslim, meskipun sebagian ulama berbeda pendapat terkait permasalahan tersebut, di antaranya ada yang berpendapat harus dimusnahkan. Sedangkan untuk modal usaha sendiri,  maka yakinlah bahwa usaha yang halal dan didapat dari bekerja keras bisa mengantarkan kita kepada keberhasilan dan keberkahan meskipun sedikit. Yakinlah, apabila ada kemauan pasti ada jalan, selama kita masih berjalan pada jalan yang lurus. Untuk selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar