Assalamu’alaikum wr wb
Ustad Massar, saya
merasa kecewa sekali dengan hidup yang sedang saya jalani ini. Adik yang selama
ini saya kuliahkan dengan biaya yang tak sedikit, harus menikahi kekasihnya
karena hamil. Padahal, untuk membiayai kuliahnya, saya harus bekerja keras
membanting tulang dan menyisihkan gaji saya. Saya kecewa dan merasa malu sekali
sampai tidak berani menghadapi orang banyak.
Saat ini saya
sedang dekat dengan seorang pria yang baik. Sayangnya, dia masih pengangguran.
Di lain pihak, orang tua saya menganjurkan agar saya menikah dengan pria
pilihan mereka. Usia saya saat ini sudah 32 tahun, untuk ukuran perempuan
agaknya sudah melewati masanya. Siapa yang harus saya pilih Ustad? Mengapa
hidup saya terasa berat sekali?
Rizma Arum,
Tangerang, Banten
Wa’alaikumussalam wr wb
Saudari Rizma,
apa yang sudah terjadi tak perlu disesali. Menyesal memang manusiawi, tapi jika
berlarut-larut dalam penyesalan, itu akan melemahkan diri Anda sendiri. Apa
yang adik Anda lakukan adalah bentuk tanggung jawab yang patut diapresiasi.
Semoga itu bisa membuatnya makin dewasa dan berpikir akan resiko sebelum
melakukan sesuatu. Coba bandingkan dengan lelaki tak bertanggung jawab yang
tega meninggalkan sang perempuan, atau justru menginstruksikan agar mengaborsi
janin.
Biaya yang
sudah Anda keluarkan untuk membiayai adik Anda relakanlah. Untuk menjadi ikhlas
memang butuh proses yang panjang. Orang-orang yang menurut pandangan kita
sering merepotkan kita, sering minta bantuan, sejatinya melatih kita untuk
ikhlas berbagi dengan sesama. Tetaplah berkhusnudzon, meskipun adik Anda tidak
membalas kebaikan Anda, siapa tahu jika suatu saat Anda memiliki anak, maka
anak Anda akan dibantu oleh orang lain jika menemui kesulitan.
Anda adalah
perempuan dewasa. Anda mesti belajar menerima kenyataan hidup. Dengan menghadapi
masalah yang ada, jangan mengeluh apalagi menghindar. Masih banyak orang lain
yang berada dalam kondisi lebih sulit dan memprihatinkan daripada Anda.
Terimalah apa yang sudah Anda punyai dan bersyukurlah. Banyak orang mengeluh
dalam hidup ini karena hanya melihat hal-hal yang tidak dimiliki lalu
membandingkan dengan orang lain yang juga belum tentu bahagia. Allah menyindir
kita dengan firman-Nya dalam surat Al Mukminun ayat 78 yang artinya: “Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu
sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.”
Terkait dengan
masalah Anda yang bingung memilih calon pendamping hidup, silahkan Anda
melaksanakan shalat Istikhoroh lalu bacalah do’a yang akan kami berikan.
Sebelumnya, agar Anda tenang dan stabil secara emosional dan spiritual, Anda
mesti menjalani terapi Ruqyah Diri. Jodoh Anda bisa salah satu dari pria
yang Anda maksud, atau justru akan ada pria lain yang lebih baik. Biarlah Allah
swt yang mengaturnya. Segera menghubungi kami. Salam sukses.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar