Selasa, 10 Maret 2015

Siapa Yang Harus Saya Pilih



Assalamu’alaikum wr wb
Ustad Massar, saya merasa kecewa sekali dengan hidup yang sedang saya jalani ini. Adik yang selama ini saya kuliahkan dengan biaya yang tak sedikit, harus menikahi kekasihnya karena hamil. Padahal, untuk membiayai kuliahnya, saya harus bekerja keras membanting tulang dan menyisihkan gaji saya. Saya kecewa dan merasa malu sekali sampai tidak berani menghadapi orang banyak. 
Saat ini saya sedang dekat dengan seorang pria yang baik. Sayangnya, dia masih pengangguran. Di lain pihak, orang tua saya menganjurkan agar saya menikah dengan pria pilihan mereka. Usia saya saat ini sudah 32 tahun, untuk ukuran perempuan agaknya sudah melewati masanya. Siapa yang harus saya pilih Ustad? Mengapa hidup saya terasa berat sekali?
Rizma Arum, Tangerang, Banten
Wa’alaikumussalam wr wb
Saudari Rizma, apa yang sudah terjadi tak perlu disesali. Menyesal memang manusiawi, tapi jika berlarut-larut dalam penyesalan, itu akan melemahkan diri Anda sendiri. Apa yang adik Anda lakukan adalah bentuk tanggung jawab yang patut diapresiasi. Semoga itu bisa membuatnya makin dewasa dan berpikir akan resiko sebelum melakukan sesuatu. Coba bandingkan dengan lelaki tak bertanggung jawab yang tega meninggalkan sang perempuan, atau justru menginstruksikan agar mengaborsi janin.
Biaya yang sudah Anda keluarkan untuk membiayai adik Anda relakanlah. Untuk menjadi ikhlas memang butuh proses yang panjang. Orang-orang yang menurut pandangan kita sering merepotkan kita, sering minta bantuan, sejatinya melatih kita untuk ikhlas berbagi dengan sesama. Tetaplah berkhusnudzon, meskipun adik Anda tidak membalas kebaikan Anda, siapa tahu jika suatu saat Anda memiliki anak, maka anak Anda akan dibantu oleh orang lain jika menemui kesulitan.
Anda adalah perempuan dewasa. Anda mesti belajar menerima kenyataan hidup. Dengan menghadapi masalah yang ada, jangan mengeluh apalagi menghindar. Masih banyak orang lain yang berada dalam kondisi lebih sulit dan memprihatinkan daripada Anda. Terimalah apa yang sudah Anda punyai dan bersyukurlah. Banyak orang mengeluh dalam hidup ini karena hanya melihat hal-hal yang tidak dimiliki lalu membandingkan dengan orang lain yang juga belum tentu bahagia. Allah menyindir kita dengan firman-Nya dalam surat Al Mukminun ayat 78 yang artinya: “Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.”
Terkait dengan masalah Anda yang bingung memilih calon pendamping hidup, silahkan Anda melaksanakan shalat Istikhoroh lalu bacalah do’a yang akan kami berikan. Sebelumnya, agar Anda tenang dan stabil secara emosional dan spiritual, Anda mesti menjalani terapi Ruqyah Diri. Jodoh Anda bisa salah satu dari pria yang Anda maksud, atau justru akan ada pria lain yang lebih baik. Biarlah Allah swt yang mengaturnya. Segera menghubungi kami. Salam sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar