Tanya:
Assalamu’alaikum wr wb
Ustad
Massar yang saya hormati, kesibukan saya saat ini menekuni bisnis kuliner. Saya
membuka restoran Jepang dengan menu utama aneka sushi. Saya mendapat
informasi dari teman yang juga berbisnis kuliner kalau resto nya sekarang sukses
meraup keuntungan berlipat setelah dilakukan Ruqyah. Setahu saya, ruqyah itu
untuk manusia, bukan untuk tempat.
Selanjutnya,
saya juga melebarkan sayap dengan menjajal investasi di dunia pendidikan. Untuk
masalah finansial, saya bekerjasama dengan bank. Nantinya, akan saya jadikan
semacam Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) tapi lebih cenderung bernuansa
ekonomi dan perbankan syari’ah. Alhamdulillah, lokasi juga sudah saya dapatkan.
Nah, lewat rubrik ini, saya ingin agar resto saya dilakukan ruqyah, nanti kalau
memang berhasil, saya juga ingin agar lokasi bangunan kampus yang hendak saya
dirikan nanti diruqyah. Terima kasih sebelumnya Ustad.
Wassalamu’alaikum wr wb
Harun Rasyid, Bandung,
Jawa BaratJawab:
Wa’alaikumussalam wr wb
Saudara Harun Rasyid yang
berbahagia, saya sudah sering menyampaikan kepada klien, tamu, dan juga pembaca
yang bertanya mengenai ruqyah. Ada persepsi di kalangan masyarakat awam bahwa
terapi ruqyah adalah terapi untuk gangguan atau kesurupan jin atau hal-hal yang
bersifat gaib. Kesalahan persepsi tersebut boleh jadi karena sering diadakan
ruqyah masal untuk mengusir jin yang ada di dalam diri manusia.
Jarang dibahas penggunaan
ruqyah untuk penyembuhan lebih luas dan ilmiah. Pembahasannya biasanya lebih
bersifat fiqhiyyah dari pada ilmiah. Paling-paling peruqyah hanya
menjelaskan masalah ruqyah syar’iyyah dan ruqyah syirkiyyah dan
kurang pembahasan secara ilmiah. Padahal, terapi ruqyah merupakan bagian
integral dari kedokteran holistik yang sekarang dikembangkan di dunia
kedokteran. Secara medis metode ruqyah dalam arti membacakan ayat-ayat atau
doa-doa yang terdapat di dalam Al Qur’an maupun As Sunnah, sudah dapat diterima
keefektifannya dalam terapi gangguan jiwa fisik maupun psikis.
Ruqyah
ini mengandung unsur tawassul kepada Allah melalui kesempurnaan rububiyah dan
rahmat-Nya yang memberi kesembuhan. Karena memang Allah satu-satunya yang dapat
memberikan kesembuhan. Sesungguhnya kesembuhan itu berasal dari-Nya. Oleh
karena itu ruqyah ini sudah mengandung tawassul kepada Allah melalui tauhid,
ihsan dan keyakinan terhadap Rububiyah Allah. Nah, di majelis kami, ruqyah yang
merupakan do’a ini coba kami implementasikan tidak hanya terbatas pada manusia
tapi juga tempat yang di dalamnya ada unsur-unsur, hawa maupun energi negatif.
Jin jahat itu makhluk yang juga simbol sesuatu yang tidak baik (jahat) yang
harus dieliminasi baik dari pikiran, perasaan, hati manusia maupun secara
geografis adalah tempat tertentu.
Jika
suatu tempat sudah memiliki energi atau aura positif, maka tempat tersebut akan
memiliki daya tarik, terbentuk comfort zone sehingga manusia yang ada di
dalamnya merasa tenang, rileks dan nyaman. Tentu saja sekali lagi saya
tekankan, ruqyah adalah bagian dari ikhtiar batin (do’a), sedangkan ikhtiar
dzohir nya adalah Anda melakukan upaya manajemen yang baik terhadap bisnis Anda
berdasarkan teori-teori bisnis yang ada. Silahkan menghubungi kami agar
permintaan Anda bisa segera terlaksana demi kepuasan dan kesuksesan Anda.
Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar