Tanya:
Assalamu’alaikum wr wb
Ustadz Massar, saya adalah pengusaha
tekstil. Sudah lama saya menjalin bisnis dengan seorang pengusaha kain. Sejak
1999, dia sering memesan produk tekstil kepada saya dan pembayaran dilakukan
dengan cek atau giro. Hingga pada pertengahan tahun 2010, Pembayaran tidak lagi
lancar. Giro bilyet ( GB ) yang dijaminkan sebagai pembayaran tidak bisa dicairkan
lantaran sudah diblokir sebelumnya.
Sebenarnya ia di jerat dengan pasal
379 a KUHP dan ditahan. Kini yang menjadi permasalahan, kerugian material yang
saya alami membuat say trauma dan hati tak tenang. Saya khawatir kejadian
seperti ini akan terulang lagi. Apakah ada ruqyah
khusus untuk masalah saya ini Ustadz saya juga ingin bisnis saya jauh dari
hal-hal buruk, lancar dan sukses. Di email ini, saya sertakan foto saya dan foto
bangunan fisik perusahaan yang berlokasi di Surakarta. Terima kasih.
Jawab:
Wa’alaikumussalam wr
wb.
Dalam dunia bisnis dewasa ini apa
yang menimpa Anda memang kerap juga terjadi. Saya sudah sering memberi
rambu-rambu bahwa sebelum mulai berbisnis atau membuka usaha apapun, tanamkan
niat yang baik dalam hati.
Kalau yang menjadi tujuan hanya nilai-nilai materialisme dan
keuntungan finansial saja, maka seorang pebisnis akan gagal menemukan makna dan
keindahan dalam berbisnis dan bekerja. Dampaknya berbisnis tidak akan menyentuh
aspek spiritualitas yang bernilai sehingga yang terjadi adalah kegagapan mental
saat menghadapi kerugian. Orang bisa stres, depresi, emosi tidak stabil yang
berbuntut pada komplikasi penyakit jasmani.
Dalam islam, tujuan berbisnis harus
melampaui nilai-nilai materialisme, yakni untuk menolong orang lain, memberikan
kebaikan bagi banyak orang, memberikan kemudahan pekerjaan bagi banyak orang,
menyejahterakan hidup orang lain, maka seorang pebisnis akan menemukan kepuasan
spiritual, bukan kebahagiaan semu karena terpenuhinya kebutuhan fisik semata.
Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak membari manfaat bagi
manusia yang lain?
Setiap manusia dalam perjalanan
hidupnya tentu mengalami ujian, cobaan dan rintangan. Oleh karena itu kesibukan
dalam berbisnis dan bekerja jangan sampai jadi alasan untuk melupakan Tuhan.
Karena dekat dengan tuhan berarti dekat dengan solusi atas berbagai masalah.
Berusaha dan berdoa adalah dua komponen penting dalam mencapai kesuksesan. Masa
depan bisa diprediksi berdasarkan tanda-tanda yang ada saat ini, tapi
kepastiannya mutlak ditangan Allah Swt. Sebagai bentuk ikhtiar batin mohon
kepada Allah Swt, anda bisa menjalankan terapi ruqyah diri dan ruqyah tempat
untuk kesusesan bisnis Anda. Insya Allah, hati tenang, bisnis lancar,
ibadah juga tak terlupakan. Semoga sukses.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar