Assalamu’alaikum wr wb.
Pak Ustadz, Saya (kakak) mempunyai seorang
adik cowok yang beranjak dewasa. Sejak naik kelas 2 /VIII SMP sikapnya mulai
berubah dari biasanya. Dia jadi sering membangkang dan berkelahi dengan
teman-temannya di sekolah dan yang lebih memalukan lagi dia mulai merokok dan
berkata kotor saat bersama teman-temannya, Astaghfirullah!. Untuk itu , saya
mewakili orangtua ingin meminta batuan dan solusi Ustadz Massar dalam
menyelesaikan masalah ini. Terima kasih.
Yeni SY, Tangerang
Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Mbak Yeni yang dirahmati
Allah, masa remaja seusia adik mbak adalah masa-masa transisi dimana remaja
tersebut telah melewati masa kanak-kanak akan tetapi belum beranjak dewasa
secara utuh. Kondisi tersebut sangat rentan untuk terpengaruh hal-hal negative
dari pergaulan maupun dari media yang dia lihat maupun di dengar.
Secara umum
penyebab kenakalan remaja dapat diakibatkan oleh factor internal dan eksternal.
Factor internal sendiri meliputi faktor krisis identitas dan control diri yang
lemah. Yakni, sikap adik Anda yang tidak
mengetahui akan sesuatu yang dapat diterimanya atau ditolak. Pada keadaan ini,
sangat dimungkinkan remaja terjerumus dalam kenakalan. Sedangkan factor
eksternal diantaranya disebabkan karena perceraian orang tua, teman-teman yang
kurang baik, serta kehidupan lingkungan atau komunitas yang kurang baik juga.
Setelah mengetahui penyebabnya, maka ada
beberapa hal yang dapat ibu lakukan. Diantaranya, anak
tersebut harus menemukan sosok figure
yang dapat menjadi pegangan ketika dirinya bingung dengan keadaannya. Selain itu, adanya motifasi dari teman, saudara, lingkungan dan yang terpenting
adalah keluarga sangatlah dibutuhkan. Dalam hal
ini, orang tua harus mulai menata keadaan keluarganya supaya tercipta keluarga yang harmonis, tentram dan nyaman, sehingga menjadi lingkungan yang
baik baginya. Lainnya dikembalikan kepada anak itu sendiri untuk mencari teman yang baik ataupun membentuk
ketahanan dirinya agar tidak terpengaruh teman-temannya yang buruk.
Selain itu, Anda juga dapat melaksanakan Ruqyah Diri bagi adik Anda. Yaitu upaya pembersihan hati dari kotoran-kotoran dengan media doa.
Tujuannya jelas untuk mengembalikan spirit atau kesadaran adik Anda dan membentenginya dari keburukan-keburukan yang dapat mengotori hati dan jiwanya. Setelah
mendapatkan kesembuhan, diusahakan adik Anda mendapatkan
pendidikan tentang moral keagamaan yang baik. Hal tersebut menjadi sangat penting, mengingat pembentukan karakater seseorang itu dimulai saat remaja. Demikian Semoga Bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar