Kamis, 20 September 2012

Mengusir Jin Penunggu Rumah


Assalamu’alaikum Wr Wb.
            Ustadz Massar yang terhormat, permasalahan yang kami alami bermula ketika kami melakukan pindahan rumah, setelah sebelumnya kontrak kami habis di salah satu perumahan di kota Semarang. Dirumah baru tersebut ternyata kami banyak mendapatkan keanehan. Mulai dari selalu mendengar suara yang aneh-aneh sampai anak saya yang paling kecil selalu melihat penampakan berupa bayangan orang yang sangat besar.
            Tidak hanya gangguan saja yang kami rasakan, anak-anak kami selalu sakit-sakitan. Padahal sebelumnya mereka jarang sakit. Apalagi anak saya yang paling bungsu, hampir setiap minggu dirawat inap di rumah sakit. Lebih parah lagi, usaha kios di depan rumah yang sengaja kami bangun  tidak ada perkembangan. Para pelanggan seakan segan untuk membeli di kios kami.
            Usut punya usut, ternyata rumah kami mempunyai sejarah panjang tentang para penunggunya. Ditempat tersebut pernah terjadi bunuh diri. Bahkan beberapa penghuni sebelum kami sampai ada yang stres dan ingin melakukan bunuh diri. Pertanyaan saya, apakah memang benar yang kami lihat adalah hantu-hantu yang selama ini hanya sebagai mitos. Bagaimana solusinya. Salam.
                                                                        `                                   Zakriadi, Pemalang


Wa’alikumussalam, Wr Wb.
            Pada dasarnya hantu-hantu yang bapak lihat bukan sebagaimana dalam mitos. Mitos yang beredar bahwa orang yang sudah meninggal dapat menampakan diri dengan wujud yang menyeramkan sangatlah tidak rasional. Ruh orang yang sudah meninggal telah menjadi urusan Allah Swt.
            Maka, yang selama ini bapak lihat adalah dari kalangan jin yang ingin mengganggu manusia, jin sendiri pada dasarnya bisa dilihat sebagaimana dalam Hadist Nabi SAW yang diriwayatkan Al Bukhori, berbunyi: ”Setan memperlihatkan wujud (diri)nya ketika aku sholat. Namun atas pertolongan Allah, aku dapat mencekiknya sehingga kurasakan air liurnya di tanganku. Kalau bukan karena adanya doa saudaraku Nabi Sulaiman, pasti kubunuh dia”.
            Wujud yang biasanya berupa orang yang sudah meninggal, tentunya hanya kesempatan yang dipakai oleh syaitan dan jin untuk mengganggu dan menyesatkan manusia. Bagi orang yang masih memiliki tanggungan di dunia akan menjadi jalan jin dan syaitan menggunakannya sebagai alasan tersebut.
            Jin-jin kafir yang sebagaimana syaitan akan selalu mengganggu manusia, sebagaimana dalam surat Annas, ”Katakanlah: ”Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. dari (golongan) jin dan manusia”.
            Untuk mengatasi hal tersebut dalam Islam telah diajarkan rukyah, dalam kasus bapak memang harus dilaksanakan rukyah tempat. Dengan rukyah diharapkan akan terhindar dari gangguan jin dan syaitan serta hal-hal ghaib lainnya. Rukyah sendiri berisi doa-doa yang diajarkan rosul untuk mengusir dan mengobati seseorang dari gangguan mahluk ghaib.
            Meskipun begitu, rukyah tidak hanya untuk mengatasi gangguan mahluk ghaib. Lebih dari itu, berbagai cara pengobatan dalam Islam yang mengandalkan doa sesuai syari’ah dan pengobatan ala Nabawi biasa disebut rukyah. Segala macam persoalan yang Bapak alami tentunya ada jalan keluar dengan cara syar’i. Yang paling penting, Bapak janganlah takut terhadap hal-hal gahib, sebagian kholifah di dunia, kita yang mempunyai hak untuk mengatur dan mengadakan perbaikan di dunia. Salam.
           















Tidak ada komentar:

Posting Komentar