Jumat, 14 September 2012

Atasi Kleptomania dengan Ruqyah



Assalamu’alaikum wr.wb. Ustadz Massar yang terhormat, saya mempunyai seorang anak perempuan yang sedang beranjak remaja, saat ini  saya  khawatir dengan sikap aneh putri saya. Dari laporan beberapa teman kuliahnya, dia sering mengambil benda milik teman-temannya, padahal semua kebutuhan telah kami cukupi, bahkan boleh di bilang ayahnya sangat memanjakannya karena dia anak perempuan satu-satunya, sehingga semua keinginnya selalu di penuhi. Pertanyaan saya,  mengapa dia mau mengambil barang milik temannya, Apa yang terjadi dengan anak saya  Pak Ustadz?
                                                                                                                                                Ibu Henny – Jakarta
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Sebelumnya saya harapkan ibu tetap tenang, untuk selanjutnya alangkah baiknya ibu menyelidiki terlebih dahulu mengenai perkembangan masalah yang menimpa putri ibu, sebagai contoh melihat sejak kapan putri ibu mempunyai potensi dalam mengambil barang milik orang lain dan apakah sering begitu. Hal tersebut menjadi penting untuk memastikan apakah putri ibu menderita kleptomania.
Kleptomania sendiri merupakan kondisi dalam diri seseorang yang memiliki dorongan kuat untuk mengambil sesuatu. Kadang-kadang sesuatu itu adalah benda-benda kecil dan tidak didasari motif ekonomi. Secara pasti kleptomania tidak dapat diketahui penyebabnya, akan tetapi Jika dihubungkan dengan zat kimia, maka kleptomania disebabkan gangguan dalam otak, yaitu pada zat serotonin yang mengatur mood dan emosi seseorang.
Kelainan jiwa ini sebenarnya dapat diatasi sedini mungkin, yaitu ketika umur seseorang masih kecil, dimana psikologisnya masih bisa dibentuk. Permasalahannya putri ibu sekarang telah beranjak dewasa, oleh karenanya harus ada terapi intensif untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut. Sebagaimana kecanduan dan kelainan psikologi lainnya, maka ruqyah diri dapat menjadi solusi yang solutif. Terapi rukyah ini mencoba membangkitkan kesadaran  terdalam dalam diri manusia dengan pendekatan doa dan dzikir. Untuk selanjutnya bisa menghubungi kami. Salam.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar