KONSULTASI RUQYAH
Assalamu’alaikum Wr
Wb.
Ustadz
Massar yang terhormat, sudah hampir 8 tahun kami
menggeluti usaha Catering dan rias pengantin. Sebelum pindah
ketempat usaha yang baru, omzet kami bisa mencapai ratusan juta rupiah pada
bulan-bulan tertentu . Kini, omzet kami jadi semakin menurun bahkan ketika banyak orang
punya hajat, hanya order-order kecil saja yang mampir di bisnis kami.
Mohon solusinya ustadz. Terimakasih.
Faiza, Magelang
Wa’alaikumussalam Wr Wb.
Ibu Faiza yang baik, apa yang menjadi permasalahan Ibu saat ini, sebenarnya
merupakan permasalahan umum yang dirasakan oleh para pengusaha yang baru pindah
tempat. Sebagaimana penurunan omzet, sepinya pelanggan dan adanya gangguan dari
berbagai pihak yang tidak senang dengan ibu, merupakan resiko sementara. Oleh
karenanya diperlukan adaptasi (penyesuaian diri) dengan
lingkungan baru.
Dalam proses adaptasi tersebut, Ada beberapa hal yang harus Ibu lakukan. Pertama, mempetakan kembali peluang usaha
yang digeluti dengan lingkungan sekitar. Kedua, lakukan pendekatan (membangun
relasi) dengan usaha-usaha sekitar agar bisa bekerja sama. Ketiga, menyusun
strategi baru dalam menjalankan usaha, diantaranya pada promosi dan managemen usaha.
Apabila semua usaha telah dilakukan,
akan tetapi tidak membuahkan hasil. Maka ada kemungkinan factor
lain yang membuat usaha ibu tidak berhasil, di antaranya karena tempat usaha yang ibu
memancarkan aura negatif, sehingga para pelanggan merasa tidak nyaman.
Dalam hal ini, ibu dapat melaksanakan Ruqyah Tempat, supaya tempat usaha
ibu diberi kebarokahan.
Selain itu, ibu juga diharapkan menjalankan
usaha sesuai petunjuk Nabi (bisnis ala nabawi). Hal tersebut sebagai upaya
untuk memajukan usaha ibu secara konkrit.
Banyak perusahaan yang tidak bisa bersaing dan mudah bangkrut, karena
secara bentuk managemen serta cara usaha dijalankan
jauh dari ajaran agama. Akibatnya terdapat banyak kecurangan dan kekotoran yang
mengakibatkan ruginya perusahaan.
Selanjutnya faktor penentu
kesuksesan lainnya adalah doa. Sebagian besar pengusaha tidak
mengerti keuntungan sejati dari sebuah bisnis. Anggapan banyak untung adalah
keberhasilan, telah mengakibatkan persaingan yang tidak sehat antar pengusaha.
Alih-alih dapat menuai kesejateraan, sebaliknya mendapatkan keburukan dan
kerusakan. Padahal, keuntungan sejati sebuah bisnis adalah kebarokahan di dunia
maupun akhirat.
Diantara doa
untuk kebarokahan rizqi adalah sebagai berikut “allohumma as-aluka rizqon
halalan thoyyiba, fainkaana rizqi fissama-i fa-anzilhu wainkaana fil ardli
fa-akhrijhu, wainkaana mu’assiron fayassirhu, wa-inkaana ba’iidan faqorribhu”
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar