Selasa, 22 September 2015

Depresi Gagal Menikah



Assalamu’alaikum wr wb
Ustadz, sedikit sharing tentang masalah adik saya, sebenarnya bulan februari lalu adik saya akan melangsungkan pernikahan, tetapi semua rencana yang telah tersusun rapi itu kini tinggal cerita dan menyisakan malu yang harus kami(keluarga) tanggung. Calon suami yang menurut pengakuannya kepada adikku berprofesi sebagai AKABRI pergi entah kemana beberapa saat sebelum prosesi akad, tak ayal selain menanggung malu yang luar biasa sebagai keluarga terpandang, adikku juga mengalami depresi dan sekarang seperti orang stres. Berbagai pengobatan yang kami lakukan malah membuatnya semakin terpuruk. Bantu kami untuk menyembuhkannya pak ustadz.
Hamba Allah, Cirebon
Wa’alaikumussalam wr wb
Sebelumnya kami turut prihatin dengan kondisi adik Anda, Masalah depresi yang dialami oleh adik Anda adalah masalah psikologi yang dapat diobati dengan bantuan psikolog. Oleh karenanya teruslah berusaha untuk mencari psikolog yang handal dan terpercaya. Selain mencari psikolog, sebagai seorang muslim maka berdoa menjadi hal yang harus dilakukan. Sebagaimana dalam Al Quran dikatakan “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60)
Selanjutnya, terkait dengan rasa malu keluarga, tentunya hal tersebut menjadi resiko yang harus ditanggung. Oleh karenanya, berikan klarifikasi kepada kerabat dan juga tetangga perihal masalah yang menimpa adik anda, (Dalam hal ini tentu tidak perlu diadakan konferensi press). Sebagaimana dalam wish word dikatakan Qulil haqqa walaukaana murran” yang artinya “ katakanlah kebenaran walau itu pahit. 
Selanjutnya segeralah mencari pengganti pasangan untuk adik Anda yang lebih baik. Sebagaimana tuntunan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam dalam mencari jodoh sesuai sabdanya: “Wanita itu dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, kemuliaan nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka nikahilah wanita yang baik agamanya niscaya kamu beruntung”.Hadits tersebut diriwayatkan pula oleh Al-Imam Muslim (2/1086). Dalam hal ini, tidak hanya bagi lelaki, akan tetapi termasuk wanita.
Kemudian laksanakanlah ruqyah diri bagi adik Anda, sebagai upaya pengobatan agar dirinya senantiasa diberi kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi ujian serta cobaan dari Yang Maha Kuasa. Untuk penjelasan lebih lengkap silahkan Anda hubungi kami di nomor yang tertera di majalah ini. Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar