KONSULTASI RUQYAH
Assalamu’alaikum wr.wb.
Ustadz Massar yang terhormat, Saya mempunyai seorang kakak yang baru saja
melahirkan anak pertamanya. Akan tetapi, paska melahirkan anak tersebut, sikap
kakak saya berubah, dia jadi sering melamun, menangis sendiri, bahkan tidak mau menggendong dan menyusui anaknya. Baik suami maupun keluarga
sudah mencoba untuk membujuknya agar mau merawat anaknya, Akan tetapi semuanya
sia-sia, kakak saya malah marah-marah tidak karuan.
Terus terang,
saya tidak mengetahui penyebabnya secara pasti. Setahu saya, sebelum melahirkan
dirinya baik-baik saja. Ustadz, Apakah ini merupakan sindrom/penyakit? Bisakah
kakak saya disembuhkan dengan ruqyah?
Siska,Jakarta
Wassalamu’alaikum
wr .wb. Ibu Siska yang terhormat, pada dasarnya
hampir semua ibu merasakan depresi paska melahirkan. Meskipun begitu, sebagian
bisa mengatasinya dan sebagian justru sebaliknya. Menurut ketentuan medis
fenomena tersebut disebabkan oleh Baby Blues Syndrome, atau sering juga disebut
Postpartum Distress Syndrome yaitu perasaan sedih dan gundah yang
dialami oleh sekitar 50-80% wanita setelah melahirkan bayinya.
Lain dari
Baby Blues Syndrome yaitu Postpartum Depression. Perbedaannya terletak
pada intensitas gejalanya, dimana Postpartum Depression lebih sering dan parah.
Pada kasus PPD akut, si ibu bisa saja bunuh diri atau menyakiti bayinya
sendiri. Adapun penyebabnya bisa disebabkan beberapa faktor, diantaranya
perubahan hormon si ibu, tekanan menjadi ibu baru, ada sejarah keluarga terkait
dengan depresi, kurangnya bantuan ketika melahirkan, merasa terisolasi dan
kelelahan.
Untuk
mengatasinya dapat dilakukan beberapa cara diantaranya meminta bantuan kepada
suami, orang tua, mertua, serta kerabat dalam mengurus bayi, tidur cukup selama
ada kesempatan, menceritakan berbagai kesulitan kepada suami, bergabung dengan
komunitas ibu untuk berbagi pengalaman dan perasaan, memanfaatkan waktu luang
untuk rileks, memperhatikan pola makan, memberi penjelasan kepada suami
tentang Baby Blues Syndrome, agar dia bisa memahami berbagai perubahan sikap dan
tingkah laku istrinya.
Apabila semua
metode di atas tidak dapat membantu, maka bisa dilaksanakan rukyah diri, dalam
hal ini sebagai upaya meminta pertolongan kepada Allah untuk menenangkan batin
sang ibu. Metode doa sendiri telah terbukti secara medis dapat memberi sugesti
positif terhadap suasana kejiwaan seseorang. Lebih dari itu, jika dibarengi
dengan memberi nasihat-nasihat keagamaan sebagai upaya menguatkan keimanan sang
ibu, maka pengobatan akan lebih maksimal. Untuk selanjutnya bisa menghubungi
kami. Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar