Assalamualaikum Ustadz Massar, saya seorang ibu rumah
tangga sekaligus pemilik salon bridal dan juga butik. Saya mempunyai seorang
putri yang masih SMP. Beberapa bulan terakhir ini dia mulai gemar bersolek dan
senang berpakaian terbuka (seksi) bahkan tak jarang teman prianya main
kerumah untuk menemuinya atau mengajaknya pergi. Setiap kami (orang tua) menegurnya
dia selalu marah – marah dan menganggap kami terlalu kolot dan banyak aturan.
Terus terang kami sangat mengkhawatirkan keadaanya, apa yang harus kami lakukan
Pak Ustadz?
Wulandari, Jakarta
Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Melihat perkembangan zaman seperti saat ini, maka semua sepakat
bahwa telah terjadi dekadansi moralitas generasi bangsa, khususnya para
remaja. Hal tersebut tidak lepas dari globalisasi dan masuknya peradaban barat
yang membawa nilai-nilai kebebasan yang kebablasan. Akibatnya para remaja telah
kehilangan
identitas diri dan meninggalkan ajaran-ajaran
luhur agama serta adat istiadat yang baik.
Sebelum menjelasakan lebih jauh tentang bagaimana mengarahkan putri
ibu, Perlu
ibu ketahui bahwa menutup aurat adalah wajib hukumnya bagi setiap muslimah. Hal
tersebut sebagaimana dalam al Qur’an
disebutkan “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian
untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa
itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (7-26)
Untuk
mengarahkan anak pada zaman sekarang, janganlah bersikap prontal akan
tetapi dengan lemah lembut dan contoh yang baik. Cobalah mengerti psikologis
anak untuk mencari jalan dalam mengarahkannya kepada kebaikan. Alternatif lain, ibu dapat melaksanakan Ruqyah Diri agar putri ibu diberi
petunjuk dan memenuhi hatinya dengan hikmah dan kebaikan.
Setelah ada perubahan dalam putri ibu, jalan
selanjutnya adalah memagarinya dengan lingkungan yang baik dan kondusif. Dalam
hal ini, ibu dapat memasukan sang putri di lembaga pendidikan yang baik,
sebagai contoh pondok pesantren atau asrama. Sampai saat ini telah banyak
lembaga pendidikan yang memenuhi kebutuhan bagi masa depan anak. Sebagai contoh pondok modern atau SMP dan SMA
plus. Dengan lingkungan yang baik, maka secara sendirinya mental putri ibu akan
terbentuk sebagai upaya menjadikan pribadi yang baik. Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar