Jumat, 21 November 2014

Solusi anak hiperaktif



Konsultasi
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Ustadz Massar yang terhormat, saya  seorang ibu muda yang mempunyai 2 orang anak kembar perempuan namun memiliki karakter yang berbeda, yang satu sangat pendiam ( pasif ) sedang yang satunya hiperaktif. permasalahan yang kami hadapi saat ini adalah putri kami yang hiperaktif, jika keinginannya tidak dituruti, dia akan mengamuk dan tak segan-segan menyakiti dirinya sendiri. Disini kami meminta solusinya,  saya dan juga pengasuhnya sampai  kewalahan dalam mengurusnya.
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
                                                                                                                                    Yunita, Surabaya
 Wa’alaikumussalam Wr.Wb    
Ibu Yunita yang dirahmati Allah, pada dasarnya anak merupakan titipan Allah Swt. Memang benar pada diri manusia terdapat sisi baik dan sisi buruk, sebagaimana dalam Al Qurantelah kami berikan sisi buruk dan baik dalam diri manusia. Dalam hal ini menjadi orangtua yang memiliki anak hiperaktif pasti merupakan salah satu tugas yang sangat sulit, meski begitu janganlah ibu berputus asa, karena bagaimanapun anak adalah anugerah.
Perlu ibu ketahui bahwa anak hiperaktif tidak sama dengan anak nakal, sebab anak hiperaktif penyebabnya adalah gangguan hormonal, gangguan keseimbangan kimiawi dalam susunan saraf pusat/otak atau bahkan kelainan struktur anatomi otak dan perkembangan otak yang tidak normal, sehingga otak mengalami gangguan fungsi. Disebut juga dengan Brain Dysfunction Syndrome. Gangguannya disebut hiperkinetik yang ditandai dengan berlebihannya gerakan.
 Mengenai anak yang hiperaktif, pada dasarnya dapat menjadi energy positif jika diarahkan kepada jalan yang benar. Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam usaha menghadapi anak hiperaktif. Pertama, ajarkan disiplin pada anak hiperaktif, agar ia dapat mengatur dirinya dengan baik. Kedua, Jangan menghukumnya karena perilaku hiperaktif bukanlah kesalahan anak Anda. Ketiga, jangan sekali-kali melabel anak hiperaktif sebagai anak nakal, malas atau bodoh, karena akhirnya ia akan bersikap seperti yang dilabelkan padanya.
 Apabila putri ibu memang dalam keadaan darurat, dimana ibu tidak dapat lagi mengatasinya, maka ibu dapat segera membawa putri ibu ketempat praktek kami untuk melaksankan Ruqyah Diri. Sebagai solusi mempengaruhi psikologi anak secara langsung dengan wasilah doa. Demikian Semoga bermanfaat. Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar