Konsultasi
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Ustadz Massar yang terhormat, saya seorang ibu muda
yang mempunyai 2 orang anak kembar perempuan namun memiliki karakter yang
berbeda, yang satu sangat pendiam ( pasif ) sedang yang satunya hiperaktif.
permasalahan yang kami hadapi saat ini adalah putri kami yang hiperaktif, jika
keinginannya tidak dituruti, dia akan mengamuk dan tak segan-segan menyakiti
dirinya sendiri. Disini
kami meminta solusinya, saya dan juga pengasuhnya sampai kewalahan
dalam mengurusnya.
Wassalamu’alaikum
Wr Wb.Yunita, Surabaya
Wa’alaikumussalam Wr.Wb
Ibu Yunita yang dirahmati Allah, pada dasarnya anak
merupakan titipan Allah Swt.
Memang benar pada diri
manusia terdapat sisi baik dan sisi buruk, sebagaimana dalam Al Qur’an “telah kami berikan sisi
buruk dan baik dalam diri manusia”.
Dalam hal ini menjadi orangtua yang memiliki anak hiperaktif pasti merupakan
salah satu tugas yang sangat sulit, meski begitu janganlah ibu berputus asa,
karena bagaimanapun anak adalah anugerah.
Perlu ibu ketahui bahwa anak
hiperaktif tidak sama dengan anak nakal, sebab anak hiperaktif penyebabnya
adalah gangguan hormonal, gangguan keseimbangan kimiawi dalam susunan saraf
pusat/otak atau bahkan kelainan struktur anatomi otak dan perkembangan otak
yang tidak normal, sehingga otak mengalami gangguan fungsi. Disebut juga dengan
Brain Dysfunction Syndrome. Gangguannya disebut hiperkinetik yang
ditandai dengan berlebihannya gerakan.
Mengenai anak yang
hiperaktif, pada dasarnya dapat menjadi energy positif jika diarahkan kepada
jalan yang benar. Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam
usaha menghadapi anak hiperaktif. Pertama, ajarkan disiplin pada anak
hiperaktif, agar ia dapat mengatur dirinya dengan baik. Kedua, Jangan
menghukumnya karena perilaku hiperaktif bukanlah kesalahan anak Anda. Ketiga,
jangan sekali-kali melabel anak hiperaktif sebagai anak nakal, malas atau
bodoh, karena akhirnya ia akan bersikap seperti yang dilabelkan padanya.
Apabila putri ibu memang dalam keadaan
darurat, dimana ibu tidak dapat lagi mengatasinya, maka ibu dapat segera membawa
putri ibu ketempat praktek kami untuk melaksankan Ruqyah Diri. Sebagai solusi
mempengaruhi psikologi anak secara langsung dengan wasilah doa. Demikian Semoga bermanfaat.
Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar