Senin, 17 November 2014

Menentukan Dua Pilihan



Konsultasi
 Assalamualaikum wr wb. Ustadz Massar, Saya seorang pengusaha sekaligus suami yang sedang mengalami kebimbangan. Hampir 3 bulan ini istri dan juga ibuku berselisih paham hanya karena masalah sepele. Klimaksnya, ibuku memintaku untuk menceraikan ibu dari dua putraku karena dari awal ibu memang kurang merestui perkawinan kami. Saya bingung harus memilih yang mana, menceraikan istriku atau melawan perintah ibu karena keduanya sama-sama dilarang oleh agama? Mohon diberikan solusinya. Wassalam.
Herianto, Kudus
Wa’alaikumussalam Wr Wb. Bapak Herianto yang baik, permasalahan yang bapak hadapi pada dasarnya merupakan permasalahan yang biasa dihadapi setiap orang. Untuk mendapatkan jalan keluar yang baik, maka dapat dimulai dengan mengurai permasalahan dari awal.
Pertama, perbaiki hubungan suami istri. Ingatlah bahwa tujuan pernikahan adalah menyatukan dua hati untuk saling mengerti dan mengisi. Terlebih sebagai suami, membimbing Istri kepada jalan yang benar adalah prioritas utama. Sebagaimana dalam Al Quran disebutkan “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Setelah menyelesaikan permasalahan dengan istri, selanjutnya adakanlah perbaikan dengan ibu. Damaikanlah mereka dengan cara mengadakan ishlah dan mendatangkan pihak-pihak yang dianggap perlu supaya tidak terjadi kesalahfahaman. Janganlah berputus asa untuk menyatukannya.
Selain usaha-usha dzhair di atas, maka selanjutnya bapak dapat melaksanakan ruqyah diri, yaitu memohon pertolongan Allah Swt agar istri dan ibu dapat dibukakan hatinya. Ingatlah bahwa hanya Allah Swt Dzat yang dapat membolak balikan hati, oleh karenanya berdoa kepadanya merupakan sebuah keniscayaan sebagai seorang muslim.
Yakinlah bahwa Allah Swt akan membukakan jalan keluar dari permasalahan yang bapak hadapi, selama bapak tidak putus asa dan terus berpegang kepada keyakinan. Apabila telah ada ishlah dan perbaikan dari kedua belah pihak, maka jagalah silaturrahim tersebut dengan saling mengunjungi dan berbagi kasih sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar