Konsultasi
Assalamualaikum wr wb. Ustadz
Massar, Saya seorang pengusaha sekaligus suami yang sedang mengalami
kebimbangan. Hampir 3 bulan ini istri dan juga ibuku berselisih paham hanya
karena masalah sepele. Klimaksnya, ibuku memintaku untuk menceraikan ibu dari
dua putraku karena dari awal ibu memang kurang merestui perkawinan kami. Saya
bingung harus memilih yang mana, menceraikan istriku atau melawan perintah ibu
karena keduanya sama-sama dilarang oleh agama? Mohon diberikan solusinya.
Wassalam.
Herianto, Kudus
Wa’alaikumussalam Wr Wb.
Bapak Herianto yang baik, permasalahan yang bapak hadapi pada dasarnya
merupakan permasalahan yang biasa dihadapi setiap orang. Untuk mendapatkan jalan keluar yang baik, maka dapat dimulai dengan
mengurai permasalahan dari awal.
Pertama, perbaiki hubungan suami istri. Ingatlah bahwa tujuan
pernikahan adalah menyatukan dua hati untuk saling
mengerti dan mengisi. Terlebih sebagai suami, membimbing Istri kepada jalan
yang benar adalah prioritas utama. Sebagaimana dalam Al Qur’an disebutkan “Kaum laki-laki itu adalah
pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka
(laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki)
telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh,
ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan
nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan
pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika
mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.
Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Setelah menyelesaikan permasalahan dengan
istri, selanjutnya adakanlah perbaikan dengan ibu. Damaikanlah mereka dengan cara mengadakan ishlah
dan mendatangkan pihak-pihak yang dianggap perlu supaya tidak terjadi
kesalahfahaman. Janganlah berputus asa untuk menyatukannya.
Selain usaha-usha dzhair
di atas, maka selanjutnya bapak dapat melaksanakan ruqyah diri, yaitu
memohon pertolongan Allah Swt agar istri dan ibu dapat dibukakan hatinya.
Ingatlah bahwa hanya Allah Swt Dzat yang dapat membolak balikan hati, oleh
karenanya berdoa kepadanya merupakan sebuah keniscayaan sebagai seorang muslim.
Yakinlah bahwa Allah Swt
akan membukakan jalan keluar dari permasalahan yang bapak hadapi, selama bapak
tidak putus asa dan terus berpegang kepada keyakinan. Apabila telah ada ishlah dan perbaikan dari
kedua belah pihak, maka jagalah silaturrahim tersebut dengan saling mengunjungi dan
berbagi kasih sayang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar