Kamis, 04 September 2014

Kakak Ipar Pergi Tanpa Pamit



Assalamu’alaikum Wr Wb.
Ustadz Massar yang terhormat, sudah beberapa pekan ini kakak ipar saya pergi bersama seorang laki-laki yang dikenalnya lewat jejaring sosial dan meninggalkan suami beserta anaknya. Hingga saat ini kami sekeluarga tidak mengetahui keberadaannya meski telah mencoba berbagai cara untuk mencarinya. Apakah Ruqyah bisa mengembalikan kakak Ipar saya Ustadz?. Terima kasih
                                                                                    Reni Ambarwati, Jogja
Wa’alaikumussalam Wr Wb.
Saudari Reni yang dirahmati Allah, sebagaimana diketahui, bahwa saat ini jejaring sosial sering disalahgunakan. Untuk mengetahui orang yang berniat jahat pada kakak ipar, maka telusurilah terlebih dahulu keberadaannya dengan bantuan ahli IT lewat dunia maya. Apabila tidak menemukannya serta terdapat indikasi tindak kejahatan, maka laporkanlah kepada pihak yang berwajib.
Tanyakan dan renungkan kembali apakah  kakak Anda, keluarga atau paling tidak Anda sendiri sudah menjaga segala sesuatunya demi keutuhan keluarga besar terutama kakak Anda dalam menjaga keutuhan rumah tangganya. Keputusan sepihak tentu akan menambah persoalan apalagi kakak Anda sudah memiliki anak. Bermusyawarah dengan pikiran terbuka dan melihat berbagai aspek dari masing-masing perspektif yang berbeda akan membuat masalah jadi lebih mudah menemukan titik temu.
Anda dan keluarga bisa segera menghubungi kami. Terapi Ruqyah Diri yang kami kemas berupa do’a dari Al Qur’an dan Hadits serta tips-tips membangun rumah tangga yang kami sarikan dari kitab-kitab karya ulama’ klasik dan kontemporer akan membantu permasalahan kakak Anda.
Adapaun doa yang dapat diamalkan, diantaranya sebagaimana telah diriwayatkan Abi Syaibah dan Ath-Thabrani dari Hadits Ibnu Umar “Yaa Hadii adh Dhalal wa Roodda adh Dhaalah Urdud ‘alayya Dhalatiy bi ‘Izzatika wa Sulthanika Fa Innaha min Athaaika wa Fadhlika. Artinya: Dengan nama Allah, Wahai Yang Menunjuki yang tersesat dan Yang Mengembalikan yang hilang (maka) kembalikanlah kepadaku (sesuatu) yang hilang (dari) ku dengan keagungan-Mu dan kekuasaan-Mu. Sesungguhnya ia (sesuatu) itu adalah pemberian-Mu dan karunia-Mu.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar