Assalamu’alaikum Wr Wb.
Ustadz Massar yang terhormat, sudah beberapa pekan ini kakak
ipar saya pergi bersama seorang laki-laki
yang dikenalnya lewat jejaring sosial dan meninggalkan suami beserta anaknya.
Hingga saat ini kami sekeluarga tidak mengetahui keberadaannya meski telah
mencoba berbagai cara untuk mencarinya. Apakah Ruqyah bisa mengembalikan kakak
Ipar saya Ustadz?. Terima kasih
Reni
Ambarwati, Jogja
Wa’alaikumussalam Wr Wb.
Saudari Reni yang
dirahmati Allah, sebagaimana diketahui, bahwa saat ini jejaring sosial sering
disalahgunakan. Untuk
mengetahui orang yang berniat jahat pada kakak ipar, maka telusurilah terlebih dahulu keberadaannya dengan bantuan ahli IT lewat dunia maya. Apabila
tidak menemukannya serta terdapat indikasi tindak kejahatan, maka laporkanlah
kepada pihak yang berwajib.
Tanyakan dan
renungkan kembali apakah kakak Anda,
keluarga atau paling tidak Anda sendiri sudah menjaga segala sesuatunya demi
keutuhan keluarga besar terutama kakak Anda dalam menjaga keutuhan rumah
tangganya. Keputusan sepihak tentu akan menambah persoalan apalagi kakak Anda
sudah memiliki anak. Bermusyawarah
dengan pikiran terbuka dan melihat berbagai aspek dari masing-masing perspektif yang berbeda akan membuat
masalah jadi lebih mudah menemukan titik temu.
Anda dan keluarga bisa segera menghubungi kami. Terapi Ruqyah Diri yang kami
kemas berupa do’a dari Al Qur’an dan Hadits serta
tips-tips membangun rumah tangga yang kami sarikan dari kitab-kitab karya
ulama’ klasik dan kontemporer akan membantu permasalahan kakak Anda.
Adapaun doa yang
dapat diamalkan, diantaranya sebagaimana telah diriwayatkan Abi Syaibah dan
Ath-Thabrani dari Hadits Ibnu Umar “Yaa Hadii adh Dhalal wa Roodda adh
Dhaalah Urdud ‘alayya Dhalatiy bi ‘Izzatika wa Sulthanika Fa Innaha min
Athaaika wa Fadhlika. Artinya: Dengan nama Allah, Wahai Yang Menunjuki
yang tersesat dan Yang Mengembalikan yang hilang (maka) kembalikanlah kepadaku
(sesuatu) yang hilang (dari) ku dengan keagungan-Mu dan kekuasaan-Mu. Sesungguhnya ia (sesuatu) itu adalah
pemberian-Mu dan karunia-Mu.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar