Rabu, 10 April 2013

Menyikapi Leraning Curve Pada Perusahaan



Assalamu’alaikum wr wb
Ustad Massar yang saya hormati, saya seorang Marketing Promotion Officer di sebuah perusahaan jasa.  Saya yang dulu bingung mencari kerja kemudian menjalani terapi Ruqyah Diri dari Ustad dan akhirnya mendapat pekerjaan. Selama kurang lebih 10 bulan bekerja, atasan saya sangat baik terhadap saya. Tim saya pun kompak dan saling mendukung. Namun, lambat laun saya merasa load kerja saya melampaui batasan. Meskipun demikian, pekerjaan tersebut akhirnya bisa saya atasi dan selesai dengan baik. Di satu sisi, saya merasa senang karena bos mempercayai tugas ini pada saya. Namun di lain pihak, saya menganggap apa yang saya lakukan tidak sepadan dengan jumlah gaji yang telah disepakati saat interview.
Saya sudah berulangkali menyindir atasan untuk mencari tambahan personil. Tapi sepertinya bos menganggap itu tidak perlu. Akhirnya saya dengan rela menjalani semua ini meskipun saya sebenarnya jengkel. Perusahaan saya bekerja memiliki prospek bagus ke depan, saya yakin karier saya akan maju di sini, tapi saya tidak bisa makan hati terus. Apalagi, keluarga dan kekasih saya mulai sering komplain dengan kondisi saya. Saya jadi sering berpikir untuk resign saja. Bagaimana ini Ustad? 
Dewi Kencana Putri, Jakarta, melalui email.
Wa’alaikumussalam wr wb
Saudari Dewi, sejauh ini, Anda sudah memiliki jiwa kepemimpinan yang baik karena bersikap proaktif dalam bekerja. Dengan masa kerja 10 bulan, Anda sebenarnya mengalami apa yang dinamakan “learning curve”. Artinya, Anda sedang dalam tahap belajar banyak hal tentang pekerjaan dan memahami peran di perusahaan. Anda juga perlu belajar membagi tugas berdasarkan prioritas dan tujuan serta mendelegasikan pekerjaan pada tim lain, sesuai arahan atasan.
Anda bisa berkonsultasi dengan pihak HRD untuk mendapat solusi seputar load kerja. Sebelumnya, perlu diteliti lagi, apakah dalam job description memang telah diberitahu bahwa pekerjaan yang dijalani memang bersifat multi-tasking. Anda jangan terpancing keinginan untuk pindah kerja sekarang, kecuali memang merasa telah piawai di bidang profesi ini dan perlu tantangan baru. Sering berpindah tempat kerja atau yang sering disebut dengan istilah kutu loncat, bisa menurunkan kredibilitas dan reputasi seseorang di bursa kerja.
Ada tiga langkah yang jika Anda lakukan, maka Anda akan semakin mantap dalam berkarier. Pertama, tetapkan manajemen waktu dalam bekerja. Pilih dan pilah berdasarkan skala prioritas mana yang penting, kurang penting, dan paling penting untuk dikerjakan. Kedua, usahakan semua tugas selesai dengan baik. Anda bisa mendokumentasikan hasilnya secara tertulis. Berikan salinannya pada setiap orang yang berkaitan langsung dengan tugas yang Anda kerjakan. Ketiga, perluas pengaruh Anda di kantor dengan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai pihak yang berpotensi untuk pengembangan karier Anda. Ciptakan daya kreatifitas yang tinggi sehingga semua “mata” akan tertuju pada Anda. Salam sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar