Sabtu, 15 Agustus 2015

Mengatasi Depresi Akut



Konsultasi

Assalamualaikum Wr.Wb.
Ustadz Massar yang baik, saya mempunyai adik perempuan yang terkena penyakit jiwa. Sejak lulus dari SMA dia mulai menunjukkan gejala delusional, suka marah dan menangis tanpa diketahui sebabnya dan bahkan pernah mencoba untuk bunuh diri. Sampai saat ini kami belum mengetahui pasti penyebabnya karena dia merupakan anak yang pendiam. Kami sekeluarga sudah mencoba berbagai cara untuk kesembuhannya dan menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah akan tetapi semuanya sama saja. Jika ruqyah bisa menjadi sarana kesembuhannya kami bersedia melakukannya. Mohon penjelasannya.
Puput, Sumatra

Waalaikumussalam Wr.Wb.
Ibu Puput yang baik, ibu bisa segera menghubungi kami untuk melaksanakan ruqyah diri bagi adik ibu. Seluruh penyakit di muka bumi ini, termasuk gangguan jiwa yang dialami manusia pada dasarnya dapat disembuhkan dengan meneguhkan keyakinan kepada Allah Swt. Cukuplah sebagai seorang muslim untuk bergantung, memohon dan berpasrah diri hanya kepada Allah Swt. Meskipun begitu, tentunya usaha-usaha dzahir berupa pendekatan medis harus tetap dilakukan, karena nasib seseorang tidak akan berubah apabila dirinya tidak melakukan sebuah usaha yang konkrit. Sebagaimana dalam al Qur’an dikatakan “Innallaha laa yughoyyiru maa biqowmim hattaa yughoyyiru bianfusihim..” (ar-Ra’d : 11)[“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri..”]
Khususnya untuk penyakit jiwa, maka al Qur’an telah dijadikan wasilah obat bagi umat islam tidak hanya bagi sakit yang secara dzahir terlihat, lebih dari itu untuk penyakit kejiwaan akibat gangguan dalam diri maupun lainnya. Sebagaimana dalam al Qur’an dikatakan "Wanunazzilu minal Qurani maa huwa Syifaa u Wa Rahmatan Lil Mukminin..."Artinya: Dan kami turunkan Al Qur’an suatu penawar (obat) bagi orang-orang yang beriman.. (QA : 17 : 82)
Dalam hal ini, kekuatan jiwa yang berasal dari kesadaran akan kekuasaan Allah Swt dapat menjadi solusi seluruh permasalahan kejiwaan seorang muslim. Kesadaran tersebut selanjutnya akan memberikan pengaruh terhadap pengetahuan diri bahwa tujuan hidup adalah hanya beribadah kepada-Nya, adapun yang lainnya adalah tidak ada artinya dibanding tujuan umat manusia untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah Swt.
Upaya-upaya diatas tentunya harus dibarengi dengan adanya keinginan yang kuat dari diri adik ibu untuk mendapatkan kesembuhan. Jangan pernah melakukan diskriminasi dan perlakuan yang buruk terhadapnya karena hal itu hanya akan memperburuk kondisi kejiwaannya. Berikanlah nasehat dan support agar tabah dan kuat menghadapi seluruh tekanan yang ada dalam jiwanya dan perbanyaklah berdoa untuk kesembuhannya. Teruslah untuk mengajaknya mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan memperbanyak dzikir dan  membaca al Qur’an sehingga ketenangan jiwa dapat dirasakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar