Selasa, 06 November 2012

Sebuah Testimoni Restoran Cepat Saji


1.       Saya seorang pengusaha restoran fast food di salah satu Mall terbesar di Bandung. Selama satu tahun belakangan ini, resto kami selalu sepi. Beberapa tamu yang datang hanya melihat-lihat saja dan memilih masuk ke resto di dekat kami. Terus terang saya dan para karyawan merasa aneh dengan keadaan seperti itu.
Memang saya akui bahwa sebelumnya pernah terjadi persaingan promosi di Mall tersebut, akan tetapi hal itu saya anggap biasa dalam dunia bisnis. Untuk menyikapi permasalahan  tersebut, sebenarnya secara teknis kami dan karyawan serta konsultan bisnis telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengevaluasi dan mengadakan terobosan-terobosan baru. Alih-alih usaha tersebut  membuahkan hasil, sebaliknya kami menderita kerugian yang cukup besar.
Merasa ada sesuatu yang tidak wajar, atas saran rekan bisnis akhirnya saya menghubungi Ustadz Massar asal Semarang. Tanpa menunggu lama, saya dan orang kepercayaan menghadap beliau di kediamannya. Setelah menceritakan kronologi kejadian, ustadz Massar menyarankan saya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Alasannya, selama ini bisnis yang saya geluti telah mengundang  iri dengki para pesaing dan orang-orang yang tidak senang dangan saya. Selain itu, Ustadz Massar menyarakan untuk dilaksanakan ruqyah diri dan juga tempat bagi usaha saya. Atas izin Allah, tidak beberapa lama usaha saya kembali maju dan sukses. Terima kasih ustadz Massar.
                                                                                                                                                                                                                                                                                  NN , Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar