Assalamu’alaikum Wr Wb.
Ustadz Massar yang baik, saya seorang PNS di Departemen
Perhubungan dan akan memasuki masa purna tugas (pensiun). Untuk mempersiapkannya, saya
berencana membuka sebuah usaha. Persoalannya, saya masih sedikit bingung dan
ragu karena tidak mempunyai pengalaman dan belum menguasai dunia bisnis. Ditambah
saya juga belum ada SDM yang mumpuni. mohon solusinya.
Hendra
P, Jakarta
Wa’alaikumussalam
Wr Wb.
Bapak Hendra yang baik, pada dasarnya memulai usaha
dan bisnis adalah mudah. Oleh karenanya janganlah bapak ragu untuk memulai
usaha karena memikirkan berbagai resiko yang akan dihadapi (timbul). Melihat permasalahan bapak, sebagaimana tidak
menguasainya bidang pekerjaan dan belum mendapatkannya SDM, adalah permasalahan
yang biasa dirasakan pemula. Tidak perlu berlarut dalam kebimbangan, sehingga
bapak bisa langsung mengambil langkah kongkrit.
Selain
menimba ilmu dari para ahli bisnis yang telah sukses dalam menjalankan usahanya,beberapa langkah-langkah
yang dapat dilakukan adalah:
1. Tentukan
usaha atau bisnis yang akan digeluti dan ditekuni. Setelah mendapatkan gagasan
tersebut, maka lakukanlah penelitian tentang berbagai potensi yang kita miliki
untuk selanjutnya dilakukan pemetaan.
2.
Buatlah visi
misi dengan rekan kerja (tim) yang dapat bapak percaya sebagai upaya membuat
pondasi dasar usaha atau bisnis. Hal ini menjadi penting, mengingat suatu usaha
yang akan dijalankan, membutuhkan satu arah gerak dalam mencapai kesuksesan.
3. Langsung
action, dengan kata lain tidak ragu akan resiko yang dihadapi. Perlu diingat
bahwa kerja keras, keyakinan dan ketekunan merupakan kunci keberhasilan dalam bisnis.
4. Nikmati
kegagalan sebagai bagian dari proses mencapai keberhasilan. Teruslah berjalan
pada jalan usaha yang telah kita rencanakan. Lakukanlah evaluasi dan perbaikan
dengan semangat mencapai kesuksesan yang tertunda.
5. Doa dan mendekatkan
diri kepada Allah SWT. Tidak bisa dipungkiri bahwa sekeras apapun manusia berusaha, akan
tetapi Dzat Maha Pemberi Rizki tidak berkehendak, niscaya tidak akan ada
namanya keberhasilan.
Pada ketentuan point 5 di atas, sebagian orang
telah melupakannya. Padahal, point itulah yang terpenting dalam menggapai
kesuksesan usaha di dunia dan akhirat. Sebagai seorang muslim diharuskan memilih jalan
bisnis ala nabi yang selalu menyeimbangkan antara mu’amalah dan ibadah. Oleh
karena itu semua, diharapkan bapak dapat membekali diri dengan pengetahuan
bisnis islami dan amalan agar dapat menunjangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar